Selasa, 31 Desember 2013

31 Dec 2013

Assalamu'alaikum.
Selamat pagi! Ketika aku menulis tulisan ini tertera pukul 11:25 PM di sudut laptop ini. Namun, aku menyukai pagi jadi aku ucapkan selamat pagi!
Halah -_- oposeh.... hahahahha

Wah nggak terasa sudah ada di penghujung tahun 2013 Masehi. Banyak banget momen yang sudah terlewatkan selama ini. Dilihat-lihat juga aku terakhir nulis entri tanggal 2 Nov '-' Lama banget. Maafkan kekhilafanku wkwkwk. Ya, jadi mungkin karena males nulis jadi nggak nulis(?)

Iya, sebenernya mau bikin tulisan serius. Tapi, nanti kesannya terlalu formal-_- Jadi nulis kayak ginian aja. Hahahahha.

Di tahun 2013 ini aku banyak sekali mempelajari hal-hal baru. Mulai arti tentang persahabatan, membagi waktu, memulai bisnis, hingga masalah percintaan yg emang gak ada habisnya hahahahaha

Entah kenapa setelah membaca blog nya Fanny aku jadi semangat nulis! Hahahaha Setelah entri berikut aku akan membagikan rangkuman kegiatanku selama 2013 ini. Dan kelihatannya akan memakan waktu hingga 1 Januari besok '-' berhubung ini sudah jam 23.30 Hahahahah

Oh iya, at last but not least Selamat Tahun Baru semuanya ya!! :D Have a great life, guys!

Wassalamu'alaikum

Sabtu, 02 November 2013

A "True Friend" of Life

"1 best friend is better than 1000 normal friend"
 Seems the quote above is right. Right?
You can live with thousand friends. But, with no best friend. Your life is nothing. You don't have someone to accompany you. And you also don't have someone to share something.

And this "true friend" is hard to find. Especially, nowadays there are so many people who like to be "just" friend.

Sometimes, when we meet someone. And we're so close. Then, we say "this is my best friend". But, he leaves you for someone he thinks better. And that's what makes our heart hurts.

In other time, we find someone who can trust us. And we trust her. Until, she slowly fades away from our life.

SO, what does the "TRUE" friend mean?
Everybody has thier own opinion. And, let me tell you a little story.

I grow in a environment who supports me. And alhamdulillah, my friend's done the same. I was in junior high school 1 Singosari. I have so many friends. Yup, "just" friend, intially. Until someday, I feel comfort with someone who hads name Lingga. And after that, I was also close with Ridho and Danu. They're so nice to me. And what makes me so comfort, because I think we're so perfect. Not just those things, The other friends is always nice to me. I had so many memories with all of them. But, when I got to senior high school. I was so confused with the meaning of "true friend". They were also nice to me. not just one or two friends, but all of them! But, I just don't think I have a friend who accepts me with all my weakness.

Ah sudahlah.... I don't even know what I'm writing about.

Rabu, 16 Oktober 2013

"Failed to Do" List

Tidak terasa 16 tahun aku menginjakkan di dunia. 16 tahun itu pula aku telah mengerjakan banyak hal. Dari hal yang sangat menyenangkan hingga hal yang tidak mau aku ulangi. Dari banyak hal tersebut, ada beberapa hal yang ingin aku wujudkan. Namun, gagal. Entah kegagalan tersebut karena aku atau karena situasi. Dan inilah beberapa hal yang gagal aku lakukan dalam hidup :

1. Menjadi Pesepak Bola Profesional
Langkah menjadi pesepak bola hampir terwujud ketika Januari 2010 Aku dan Papa dipanggil menuju kantor Stadion Lawang(tempat di mana aku berlatih biasanya). Di sana, Papa diberitahu bahwa akan ada seleksi dari Villa 2000 Jakarta 1 tahun mendatang dan dari SSB Lawang namaku yang diajukan. Villa 2000 merupakan jalan terbaik menuju jembatan timnas Indonesia dan dunia. Banyak alumnus Villa 2000 yang bermain di luar negeri dan tentunya timnas Indonesia. Salah lima pemain yang merupakan alumnus Villa 2000 yang juga alumnus SSB Lawang adalah Zulfikar, Helmi, Derryl, Anang, Wiwik. Pemain tersebut sudah berkali-kali mendapat panggilan dari timnas. Mendengar berita tersebut tentu aku sangat senang ddan semakin rajin latihan. Apalagi saat itu aku sempat menjadi skuad Malang Footbal Club asuhan Coach Timo. Di sana aku semakin memiliki percaya diri dan percaya bahwa menjadi pesepak bola profesional bukan impian semu belaka. November 2010. Saat itu, aku sedang menjalani tournament di lapangan Pakis. Aku terjatuh dan tanganku terkilir. Dan membuat aku tidak bisa mengikuti seleksi Villa 2000 3 hari lagi. Di situ semua impian ku mulai pupus dan sedikit demi sedikit aku tidak berhasrat untuk menjadi pesepak bola lagi.

2. Menjadi Pebasket Profesional
Setelah pupus harapan menjadi skuad timnas garuda di bidang sepak bola. Aku banting setir dan berharap bisa menjadi pebasket profesional. Namun, mungkin mentalku yang saat itu memang masih lemah. Jadi, aku mengubur impian tersebut setelah selama 2 tahun beruntun terus berlatih basket. Aku berhenti begitu 2 tahun tersebut usai.

3. Sekolah di Luar Negeri
Ada saja jalan yang bisa ditempuh untuk bersekolah di luar negeri. YES/AFS merupakan tujuan paling nyata dan berada di depan mata. Betapa tidak, banyak alumni SMANTI yang dberhasil lolos dalam seleksi AFS dan sekolah di luar negeri melalui program exchange selama setahun. Aku sendiri juga berpartisipasi dalam seleksi tersebut. Namun, sayang mungkin karena ikhtiar yang kurang aku kembali gagal.

3 Hal tersebut adalah mimpi luar biasa yang aku inginkan namun gagal aku lakukan. Namun, aku belum putus harapan. Karena, bisa saja ketiga hal tersebut aku tanamkan kepada anak ku nanti di masa depan :D Jadi, cita-citaku akan dditeruskan oleh anak-anakku kelak hahahahaha :D


Senin, 07 Oktober 2013

The Principal of Success - New Hope

Yeah! I got lost from my target.

But, still! I do have many dreams that I will conquer. And I have a new spirit, now! :D
From, now on. I'll do my best and use my time wisely. I have a target with my best partner-Ridho-. That during a month later we will practice our time management. And make our business bigger. We are sure that someday we will be a useful person and make our parents proud of us!.

Vicko Kemal Putra Arli
7 Oktober 2013
20.24

Sabtu, 17 Agustus 2013

The Journey of "The Principal of Success"

"Don't worry. Because the beginning is always the hardest part"

Assalamu'alaikum. Halo! Selamat pagi! Ketika aku mulai menulis ini jam menunjukkan pukul 00.23.

Aku mengutip kata mutiara di atas berkenaan dengan posting yang akan aku tulis. Iya, ternyata benar. Awal dari segala sesuatu memang lah yang terberat. Aku ingat bagaimana awal aku mulai belajar bersepeda. Aku terjatuh berulang kali bahkan sempat hampir menabrak orang. Aku juga ingat bagaimana awal aku belajar bahasa Inggris. Aku pikir ini bahasa aneh yang sulit untuk dipelajari. Aku juga teringat tentang bagaimana awal aku bermain basket. Dengan semangat tinggi, namun sering mengalami kegagalan. Entah gagal pada tembakan atau lay up. Namun, semua cerita tadi berakhir sama: keberhasilan. Aku berhasil bersepeda setelah beberapa hari latihan. Aku berhasil berbicara bahasa Inggris setelah beberapa tahun kursus. Dan aku juga berhasil lancar bermain basket setelah berkali-kali latihan basket.

Semua keberhasilan tentu saja membutuhkan ketekunan dan istiqomah. Tanpa kedua hal itu, mungkin keberhasilan tidak akan bisa di raih. Namun, tekad dan semangat selalu diuji. Sejak awal kita mulai melakukan sesuatu, bahkan sampai ketika kita sudah berhasil. Tekad dan semangat tetap diuji.

Kali ini yang diuji adalah tekad dan semangatku untuk berubah. Iya. sekitar lebih dari 2 minggu yang lalu aku menuliskan sebuah posting tentang prinsip kesuksesanku. Aku mulai berhasil menerapkan prinsip tersebut di hari-hari pertama. Namun, kembali. Menginjak 1 minggu aku kehilangan semangat dan tekadku. Aku bahkan sangat malas seminggu terakhir. Memulai saja tidak, apalagi mengerjakan. PR banyak yang menumpuk. Baju yang akan di setrika juga tidak segera aku setrika. Aku jarang membantu orang tuaku. Aku juga sering menunda. Awal dari sesuatu memang selalu yang terberat. Ketekunanku sedang diuji.

Namun, aku kembali mebangkitkan tekad dan semangatku hari ini! Aku bertekad untuk tidak malas-malasan dan tidak menunda lagi. Aku ingin berjuang untuk masa depanku. Untuk kesuksesanku. Ya, semoga saja prinsip kesuksesan yang telah aku buat bisa berjalan dengan maksimal. Aamiin Allahuma Aamiin.

Terima kasih. Sekian.
Wassalamu'alaikum.

Vicko Kemal Putra Arli
17 Agustus 2013
00.32