Senin, 28 Juli 2014

Ramadhan Tahun Ini

Assalamu'alaikum wr. wb.

Nggak terasa bulan puasa yang semuanya 29 hari tiba-tiba sudah berlalu aja. Dari puasa hari pertama yang rasanya mengawali semua perbaikan diri di bulan Ramadhan ini hingga puasa terakhir puncak kemenangan yang telah kita raih (Walaupun nggak tahu kita baru saja menang dari apa, menang dalam memerangi hawa nafsu mungkin?). Aku masih ingat gimana puasa hari pertama yang niatnya tahun ini bisa khatam. Akhirnya, bacaan Al-Qur'an yang sudah sampe' juz 20 an, aku ulang dari juz 1 lagi. Di hari pertama, aku sukses mencapai target membaca 5 lembar per sholat. Bahkan aku melampuinya, aku berhasil membaca 45 halaman di hari pertama. Menginjak hari kedua rasa malas kembali datang -,_- Akhirnya aku hanya menambah 15 halaman. Dan seterusnya dan seterusnya, hingga akhirnya Ramadhan tahun ini aku kembali gagal mengkhatamkan AL-Qur'an.

Rasa lapar di bulan Ramadhan memang tidak terlalu terasa. Sejak kelas 6 SD aku sudah merutinkan diri untuk berpuasa senin-kamis. Niat awal senin-kamis waktu itu adalah agar aku bisa mendapat nilai yang memuaskan saat ujian nasional SD. Dan akhirnya aku lanjutkan sekalian ngirit uang sangu hehehehe. Namun, di 10 hari kedua ketika di siang bolong kadang-kadang perutku terasa lapar. Wah, mungkin Allah sedang mengujiku karena aku terlalu sombong. Akhirnya, istighfar berkali-kali aku ucapkan agardihilangkan dari rasa lapar tersebut :)

Ramadhan tahun ini aku lumayan sukses dalam mengadakan acara buka bersama Alumni OSIS SMPN 1 Singosari 3 angkatan mulai tahun 2011-2013. Walaupun dengan persiapan yang kurang maksimal, alhamdulillah buber yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli itu bisa sukses dengan bantuan teman-teman panitia. Gara-gara buber ini, aku jadi kembali berhubungan dan bersilaturahmi dengan osis angkatanku untuk membahas acara ini. Beberapa di antara osis angkatanku memang menjadi panitia dalam buber ini. Dari rapat-rapat persiapan buber itu, perasaan lama sempat kembali muncul walau akhirnya pupus dengan cepat juga hahahaha. Gara-gara persiapan buber ini, aku juga kembali berhubungan dengan sahabat lamaku saat ada di smp. Dia tampak tidak berubah sama sekali saat kami bertemu, masih seseru seperti dulu, walau aku dan Danu terkadang berpikir bahwa dia telah banyak berubah sejak dia hampir tidak pernah berkumpul bersamaku dan Danu lagi.



Saat pembuatan video story untuk buber alumni
Alumni OSIS angkatan 2011
Selain itu, ada juga cerita baru di Ramadhan kali ini. Buber Jupanca. Buber yang setiap tahun diadakan 5 kali berturut-turut dan tahun ini menginjak tahun ke-6 nya. Awalnya, buber Jupanca ini akan diadakan tanggal 20 Agustus. Ada sekitar 9 orang yang sudah konfirmasi kehadirannya. Namun, saat H-7 3 orang mengkonfirmasi tidak jadi datang ditambah teman-teman dari osis smanela yang sedang sibuk mempersiapkan program kerjanya. Akhirnya, buber Jupanca diundur tanggal 25 Juli bersamaan dengan pulangnya Fanny ke Malang. Tapi, saat Danu dan aku tanya di grup Jupanca untuk konfirmasi, teman-teman tidak ada yang menjawab. Akhirnya, aku sms ke beberapa anak Jupanca. Hasilnya sama, tidak ada yang menjawab. Sampai akhirnya Danu mengganti nama grup menjadi "Jupanca Gagal Buber", aku menjawbanya "Halah, mosok gagal." Masih tidak ada yang merespon. Sampai pada tanggal 25 tidak ada kepastian. Dan Buber resmi ditiadakan. Tanggal 26 Julinya aku berbincang-bincang dengan Danu. Tapi, ada satu catatan. Walaupun saat itu tidak ada yang respon. Tapi, ada satu anak yang bolak-balik sms aku dan Danu. Isinya tetap sama "Buber e sido kapan?" Bahkan saat tanggal 25 Juli dia masih sms, "Dino iki sido buber a?". Barang 6 kali dia sms kepadaku dan Danu, dengan pertanyaan yang sama dan jawaban yang sama. "Gak eruh, gak ono seng respon.". Dan di tanggal 26 Juli itu, aku meminta pendapat Danu jika diadakan buber Jupanca sorenya di Bakso Cak Kar. Danu setuju. Akhirnya, aku menginformasikan ke anak-anak Jupanca. Banyak yang respon terlalu mendadak. Tapi, setidaknya niatku hanya ingin menyambung silaturahmi dan menyambung rantai Buber Jupanca yang sudah 5 tahun diadakan. 

Sorenya, aku menjemput Tyo, seseorang yang sangat aktif bertanya di atas tadi. Kami berangkat bersama menuju bakso Cak Kar. Kami sampai sekitar pukul 17.00. Dan tidak ada anggota Jupanca yang datang. Mungkin habis ini. Kami menunggu, menunggu, dan menunggu. Hingga adzan maghrib tidak ada seorangpun yang datang. Akhirnya baru beberapa saat kemudian Danu datang. Alhasil, cuma 3 orang ini yang datang di Buber Jupanca. Setidaknya, kami tetap menyambung rantai Buber ini.

Hingga akhirnya, 28 Juli Hari Raya Idul Fitri tiba.

Akhiru Kalam, Selamat Hari Raya Idul Fitri! TaqabalAllahu minna wa minkum. Mohon maaf atas semua kesalahanku ke kalian ya! :)

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Senin, 02 Juni 2014

"You know when you remembered something when you listen to those songs or those moments, sometimes suddenly the moment of someone appeared together with it."

Minggu, 18 Mei 2014

Rabu, 14 Mei 2014

"Ideal Woman"

"Every girl is beautiful. It just needs a right guy to see it."



Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Seperti judulnya, tulisan kali ini akan membahas wanita idaman. Wanita ini tidak banyak berkeliaran di sekitar kita. Karena wanita idaman hampir-hampir telah punah. Hahahahaha.

Maksudnya bukan wanita idamannya yang telah punah. Namun, dalam hal ini lebih tepat "wanita idaman" di sudut pandangku yang jarang ditemukan. Mungkin karena belum bertemu ya hehehehe :D

Jadi, dari sudut pandangku wanita idaman yang di masa depan ingin aku pinang adalah seseorang wanita muslimah berjilbab yang agamanya kuat, namun bukan islam garis keras. Dia aktif di organisasi dan berhubungan dengan banyak orang. Banyak orang yang akan menyukainya. Namun, hubungan dengan banyak orang ini tidak membuatnya menjadi terbuka kepada semua orang. Kepada laki-laki, dia juga berteman namun tidak sampai pacaran.

Seseorang yang menurutku wanita idaman adalah dia yang memiliki prinsip untuk tidak pacaran. Dan ketika aku bertanya kepadanya saat kita berteman, "Apa kamu menyukaiku?". Dia akan menjawab, "Iya Vic, aku suka kamu. Tapi, aku takut rasa cintaku ini cuma perwujudan dari nafsuku. Karena cinta dan nafsu sulit dibedakan. Tolong sabar sebentar. Kalau kita memang jodoh, Allah pasti akan mempertemukan kita di gedung sasana krida."

Wanita idaman adalah seseorang yang optimistic dan selalu ada untukku. Kita saling membimbing dan hidup dalam kedewasaan. Seseorang yang "unik" dan berbeda dari yang lain. Seseorang yang ketika tidak sengaja aku melihat dia berdoa sesudah sholat, dia menitihkan air mata karena kekhusyu'an doanya tersebut.

Seseorang yang mampu menjadi matahari di kala siangku, dan menjadi bulan di kala malamku. Seseorang yang sangat mudah tertawa bahkan kepada semua guyonanku yang jayus. Seseorang yang selalu mendukung siapapun yang meminta sarannya. Seseorang yang aku tahu meskipun berhubungan dengan banyak orang, namun aku selalu mendapat tempat spesial di hatinya.

Aku menemukan sosok itu di dalam ibuku...


Dan semoga aku juga menemukan sosok itu di dalam dirimu, peneman hidup di masa depanku :)

Rabu, 07 Mei 2014

"......Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal, itu amat baik bagimu. Dan boleh jadi kamu memyukai sesuatu, padahal itu amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahu."