Dalam terlentang sakitku
Terimajinasikan akan kota ini
Singosari
Jelas sudah... Semua cerita yang pernah terukir
Walau ukiran hanya sebesar kerikil pasir
Tentangmu, tentangku, dan tentang semua yang pernah mengalir
Terbangun ku oleh semua ingatan
Kelas di sebelah musholla, lapangan basket, kantin...
Dan semua tempat yang pernah ada aku dan kamu
Saat itu... aku seperti sudah sangat mengenalmu
Seolah kita sudah pernah bertemu
Hanya saja aku lupa kapan dan di mana pertemuan itu pernah terjadi
Barangkali di sajak-sajak penyair yang tak pernah selesai
Atau di halaman belakang sebuah novel yang berakhir tak bahagia
Barangkali kita pernah bertemu di lirik lirik lagu yang mendentingkan sunyi di telingaku
Atau di alun musik klasik yang ku dengar semasa masih di rahim ibuku
Entahlah
Putih Biru
Tak pernah beranjak dari dalam hati
Meski tak membekas dalam nurani
Aku berdalih
Berterima kasih
Berbisik di dalam hati
Terima kasih
Terima kasih untukmu yang mengizinkan belati..
Sempat menyayat.. di dalam hati
Senin, 06 Juni 2016
Senin, 18 April 2016
Perempuan Tanpa Nama
Bagai penulis quotes yan tak tertera namanya
Aku pun tak tau namamu
Aku tau tau hadirmu
Hanya sekelebat ingatan saja
Kau pernah melewati pandangan mataku
Awalnya ragu....
Namun, akhirnya tahu
Engkaulah yang aku damba
Engkaulah yang aku puja
Perasaan hati ingin kembali
Dimensi waktu tak dapat ditembus
Ingin berusaha mendapatkanmu
Namun, engkau sungguh lugu
Tak sadarkah akan hati ini
Atau... sengaja tak sadar
Agar tak ada yang tersakiti
Biarkan saja ini mengalir
Menuju...
ujung yang sama
Semoga saja...
Bertemu,..
Di muara yang sama
Untukmu...
Wahai perempuan tanpa nama
Aku pun tak tau namamu
Aku tau tau hadirmu
Hanya sekelebat ingatan saja
Kau pernah melewati pandangan mataku
Awalnya ragu....
Namun, akhirnya tahu
Engkaulah yang aku damba
Engkaulah yang aku puja
Perasaan hati ingin kembali
Dimensi waktu tak dapat ditembus
Ingin berusaha mendapatkanmu
Namun, engkau sungguh lugu
Tak sadarkah akan hati ini
Atau... sengaja tak sadar
Agar tak ada yang tersakiti
Biarkan saja ini mengalir
Menuju...
ujung yang sama
Semoga saja...
Bertemu,..
Di muara yang sama
Untukmu...
Wahai perempuan tanpa nama
Our Friend Was Our Best Friend
As I grow older, I really realize that everything has
changed. In the past, I always got my
spirit to play basketball, but now I rarely play it, even I Just play
basketball once, last week. It was an amazing experience after the long long
long time I didn’t play basketball. In the past, I everyday got to school with
my beautiful motorcycle. But now, I went to campus on foot. And many things has
changed from the first time I did everything.
Today
is my friend’s birthday. He used to be my best friend in junior high school. We
were always together every time. He is the most mature-thinking person I have
ever known. I always told everything to him. I even told something I didn’t
tell anyone to him. It was simple. I always enjoyed the time I share something
to him because He never argue what I thought. Even though he didn’t always
agree with my opinion. But, he always gave me a good answer. An answer I wanna
hear.
When I
got to senior high school, we still in touch by facebook. Almost every night we
always chatted on facebook. Apparently, in the end of first year of my SHS we
started to walk each other. We rarely chatted and shared our problem. Although
sometimes we work together for a project. But still, it is really different.
Besides
A friend who loves to share his favorite songs. I ever closed to someone
(girl). The distance between us is just a “best-friendship”. There isn’t any
feeling inside our heart. At all. But, the story is the same. We ended in lost
our connection. And start to walk apart.
Today
is My (was) best friend’s birthday. Happy Birthday, bro! Sukses selalu!
Jumat, 25 September 2015
Merantau
"Merantaulah! .... Agar kamu tau bagaimana rasanya rindu dan ke mana harus pulang."
Sabtu, 19 September 2015. Tidak ada hal yang paling aku nanti selain pengumuman USM PKN STAN 2015. Hari itu seharusnya diagendakan untuj ospek universitas brawijaya. Dengan acara jam 8 hingga jam 12, aku memilih untuk membolos. Sama seperti beberapa hari belakangan, aku memilih bolos kuliah dengan harapan diterima usm stan. Jadilah hari ini aku keluar dengan Laksmi untuk menonton film maze runner dan setelahnya kami berdua makan di foodcourt matos. Kami berbincang seolah-olah benar aku akan pergi dari malang dan terpaksa harus melanjutkan hubungan jarak jauh.
Setelah mengantar Laksmi pulang, aku tiba di rumah sekitar pukul 8 malam. Tidak langsung tidur, aku memiih untuk mengecek website STAN tiap 5 menit sekali, namun hasilnya selalu nihil. Hingga akhirnya pada pukul 10 malam, aku memutuskan untuk tidur sambil berharap aku akan diterima USM STAN.
Keesokan harinya, seperti biasa aku terbangun pada pukul 2 pagi, sebelum sholat aku memutusan mengecek hp yang ternyata sudah ramai pengumuman USM STAN. (Ternyata pengumuman di upload 1 jam setelah aku tidur). Aku membuka website stan dan langsung meng-klik pengumuman halaman terakhir. Aku mencoba untu menutup mata dan berdoa. Belum sempat menutup mata, ternyata aku sudah melihat namaku muncul. VICKO KEMAL PUTRA ARLI | D3 PAJAK. Langsung saja aku bersyukur dan mengabari mama dan papaku. Setelah itu, au menelepon Laksmi.
***
Hari-hariku diisi dengan mempersiapkan berkas dan packing baju serta peralatan yang lain. Aku akan berangkat menuju Bintaro pada hari Rabu. Tidak benar-benar sedih kecuali di saat kamu packing bagian baju. Entahlah, aku tidak merasa merantau saat aan berangkat.
Sabtu, 15 Agustus 2015
Job Vacancy - Vixar STOP MOTION
Untuk siswa atau mahasiswa yang mau kerja sampingan. (Domisili Malang)
Usia 15-25 tahun.
Ijazah Minimal SD.
Berkompeten dalam menggambar.
Kreatif dan Berimajinasi tinggi.
Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Rajin beribadah.
Kerja bisa di rumah (take home) atau di kantor.
Fleksible.
Tiap bulan ada 5-10 project. (Terserah mau ambil berapa)
Deadline tepat waktu!! (Telat potong gaji 50%)
Peluang gaji 500ribu-2juta per bulan.
Bonus 50.000 jika bisa mengerjakan 3 project dalam waktu 1 minggu.
Gaji:
1. Kerja di kantor (Singosari Malang)
Rp. 50.000 per 600 foto.
Hanya bisa dilakukan pada hari Sabtu-Minggu dan hari-hari tertentu saat pemilik berada di kantor.
2. Kerja di rumah (take home)
a. Menggunakan kamera, tripod, dan papan pribadi
Rp. 50.000 per 600 foto.
b. Menggunakan kamera pribadi atau papan pribadi atau tripod pribadi (salah satunya)
Rp. 40.000 per 600 foto.
c. Kamera dan papan dipinjami (meninggalkan ktp atau sim asli)
Rp. 35.000 per 600 foto
Usia 15-25 tahun.
Ijazah Minimal SD.
Berkompeten dalam menggambar.
Kreatif dan Berimajinasi tinggi.
Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Rajin beribadah.
Kerja bisa di rumah (take home) atau di kantor.
Fleksible.
Tiap bulan ada 5-10 project. (Terserah mau ambil berapa)
Deadline tepat waktu!! (Telat potong gaji 50%)
Peluang gaji 500ribu-2juta per bulan.
Bonus 50.000 jika bisa mengerjakan 3 project dalam waktu 1 minggu.
Gaji:
1. Kerja di kantor (Singosari Malang)
Rp. 50.000 per 600 foto.
Hanya bisa dilakukan pada hari Sabtu-Minggu dan hari-hari tertentu saat pemilik berada di kantor.
2. Kerja di rumah (take home)
a. Menggunakan kamera, tripod, dan papan pribadi
Rp. 50.000 per 600 foto.
b. Menggunakan kamera pribadi atau papan pribadi atau tripod pribadi (salah satunya)
Rp. 40.000 per 600 foto.
c. Kamera dan papan dipinjami (meninggalkan ktp atau sim asli)
Rp. 35.000 per 600 foto
d. Kamera, trpod, papan dipinjami (meninggalkan ktp atau sim asli)
Rp. 30.000 per 600 foto
Rp. 30.000 per 600 foto
Langganan:
Postingan (Atom)