Ujian Nasional buat SMA dan SMP sudah makin deket. Padahal mungkin bagi yang sangat minim persiapannya, banyak materi yang belum dipelajari. Mungkin juga, ada perasaan khawatir dari kalian yang merasa nervous akan UN ini.
Di sini, aku akan ngasih beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan.
1. Perbanyak latihan soal
Semakin sering kita ngerjakan latihan soal, semakin banyak jam terbang kita. Kita jadi terbiasa menghadapi soal-soal dan tidak nervous saat UN tiba. Memperbanyak latihan soal juga bermanfaat buat melatih kecepatan kita saat mengerjakan soal. Catatlah waktu ketika kalian mengerjakan soal, semakin banyak latihan soal semakin cepat kalian mengerjakannya.
2. Pelajari materi-materi yang belum kalian kuasai
Umumya, banyak pelajar mati-matian demi mendapat nilai baik belajar siang malam tanpa henti. Padahal ada cara yang lebih efektif, yaitu hanya mempelajari materi yang belum kalian kuasai. Kalau belum dikuasai semua? Berharaplah kantor dinas pendidikan kebakaran dan UN dibatalkan.
3. Hindari hal-hal yang mempengaruhi semangat belajar
Hal ini sangat berguna dalam pemanfaatan waktu. Contoh saja, ketika kalian sangat suka bermain game. Hentikan sejenak, baru setelah UN puas-puasin deh mainnya. Kalau kalian suka 'pacaran', pending dulu hubungan kalian. Pacaran itu juga bisa mempengaruhi belajar lho. Sebagian orang mungkin bisa menjadikannya sebagai motivasi, tapi itu hanya sedikiiiiiiit banget yang bisa.
4. Prediksi soal yang akan keluar
Kan sudah ada buku prediksi? Bukan itu maksudku. Jadi, sebelum UN berlangsung, kalian prediksi soal-soal macam apa yang akan keluar. Jangan memilih soal yang sulit, tapi pilihlah soal yang umum. Kalau ada yang sulit, tetap pelajari. Tapi jangan prediksikan itu akan keluar. Karena menurut penelitian, prediksi ini sangat berkaitan dengan alam bawah sadar. Artinya, itu juga akan menentukan soal-soal UN nantinya.
5. Ubah Strategi belajarmu
Kamu mungkin belajar rajin. Tetapi, strategi belajar yang ampuh jauh lebih baik daripada hanya belajar rajin. Strategi setiap orang berbeda-beda. Aku cuma mau ngasih saran, setiap kalian belajar manfaatkan kedua otak(kiri dan kanan). Buat catatan kalian menjadi colourful dan penuh gambar. Karena itu akan terlihat lebih menarik dan mudah diingat oleh otak. Selain itu, buatlah singkatan-singkatan tentang sebuah materi(jembatan keledai). Buatlah singkatan hanya dari kata kunci-kunci materi. Selanjutnya, buat singkatan yang sekiranya mudah dipahami, tetapi aneh. Karena otak sangat mudah mengingat hal-hal yang aneh.
6. Perbanyak beribadah
Selain usaha jasmani, usaha rohani juga sangat dibutuhkan. Tuhan akan mempermudah jalan kita saat UN, kalau kita memintanya, kalau kita rajin beribadah.
7. Siapkan mental
Dengan memperbanyak latihan soal, itu juga bisa meningkatkan mental mu. Persiapkan baik-baik mental mu sebelum menghadapi UN. Karena apabila mentalmu tidak siap, pelajaran akan kocar-kacir dan seluruh ingatanmu akan sulit untuk dibuka.
8. Tetap senyum dan berpikir kamu akan berhasil pada UN :)
Mungkin itu saja. Anything else?
Senin, 09 April 2012
Minggu, 08 April 2012
Copy Paste
Kita tidak bisa mengetahui masa depan yang akan terjadi, bukan? Kita juga tidak akan tahu apa yang akan Tuhan lakukan pada kita, begitu kita mengenal satu sama lain. Tapi, saat itu aku tahu satu hal yang juga kamu ketahui, kita berada pada satu sekolah! Entah apakah kamu juga murid pemalu sepertiku atau bukan. Saat itu, aku memasuki ruangan TIK di sekolah kita. Aku tidak melihatmu, mungkin karena kita tidak tahu satu sama lain sehingga ada dinding pembatas di antara kita. Ketika guru menjelaskan tentang materi matrikulasi, aku bersenang-senang membuka akun friendster-ku, aku tidak mendengarkan guru itu. Bahkan, mungkin guru itu terlalu berbicara bertele-tele dan menyebabkan se-isi ruangan asyik sendiri dengan komputer di hadapannya.
Aku sungguh malas begitu guru itu berhenti berbicara dan mulai menuliskan berbagai hal di papan tulis. Mau tidak mau aku harus memperhatikan guru itu dan mengikuti apa yang diperintahnya. Ternyata, dia hanya menyuruh kita mencari artikel dengan tema "satelit wajan". Cukup lucu bagiku, mengingat itu adalah hal yang termudah yang bisa aku lakukan. Aku tidak perlu susah-susah membaca artikelnya. Tinggal aku copy, kemudian paste. Dan jadilah tugas pertamaku!
Tiba-tiba ada suara datang dari samping kiriku, aku memutar kepala dan menghadap arah datangnya suara itu. Seketika seperti mataku mulai terbuka, dinding pembatas mulai luntur, dan aku berhasil melihat kamu. Kamu masih ingat? Saat itu kamu bertanya bagaimana cara meng-copy paste artikel itu. Di saat aku menulis ini, aku tertawa mengingat hal itu. Dengan nada sok tahu, aku menjelaskan padamu bagaimana caranya. Tetapi, kamu malah mengomel. Mungkin kamu mengomel gara-gara nada sok tahuku.
Meskipun aku berbicara padamu saat itu, aku tidak mengenalmu. Bahkan, kamu tidak mengucapkan namamu sebelum kamu bertanya padaku. Pertemuan pertama kita saat itu, aku tidak memikirkan hal itu sebagai pertemuan yang spesial. Tetapi, saat ini siapa yang tahu bahwa hari itu adalah hari yang spesial bagiku? Kamu pasti bingung membacanya.
Setelah pertemuan pertama itu. Dinding pembatas kembali muncul di sekitarku. Aku tidak bisa melihatmu. Aku juga tidak tahu kalau ternyata kelasmu ada di samping kelasku. Yang aku tahu, aku pernah bertemu perempuan berjilbab di ruang TIK dan lucunya dia tidak tahu bagaimana cara meng-copy paste.
Hari-hari berlalu, ketika sekolah memutuskan untuk mengacak setiap kelas. Lagi-lagi, siapa yang tahu bahwa ternyata kamu berada satu kelas denganku? Tetapi, dinding pembatas sepertinya masih menghalangiku. Aku hanya mengetahui bahwa kamu adalah teman kelasku. Aku juga bingung siapa namamu. Ketika aku bertanya pada temanku siapa nama perempuan berjilbab di kelas. Dia juga tidak tahu, dia berkata bahwa dia bingung karena banyak sekali perempuan berjilbab di kelas. Baru saat kamu memperkenalkan dirimu di depan kelas, aku tahu siapa namamu. Saat itu juga, dinding pembatas mulai menghilang. Sekarang ada 3 hal yang ketahui. Yang pertama, aku tahu bahwa kita berada pada satu sekolah. Yang kedua, aku tahu bahwa kita berada pada kelas yang sama. Yang ketiga, aku tahu siapa namamu.
Lama-kelamaan dinding itu benar-benar hilang. Malah, kita tidak pernah sungkan meminta bantuan satu-sama lain. Dan sampai sekarang, sampai 3 tahun kita berada pada satu sekolah yang sama. Dinding itu berubah menjadi sebuah benteng kokoh persahabatan kita! Persahabatan yang lucu. Karena semua itu bermula dari ketidak tahuan-mu tentang cara meng-copy paste.
Untukmu,
Sahabat yang tidak tahu cara meng-copy paste
Aku sungguh malas begitu guru itu berhenti berbicara dan mulai menuliskan berbagai hal di papan tulis. Mau tidak mau aku harus memperhatikan guru itu dan mengikuti apa yang diperintahnya. Ternyata, dia hanya menyuruh kita mencari artikel dengan tema "satelit wajan". Cukup lucu bagiku, mengingat itu adalah hal yang termudah yang bisa aku lakukan. Aku tidak perlu susah-susah membaca artikelnya. Tinggal aku copy, kemudian paste. Dan jadilah tugas pertamaku!
Tiba-tiba ada suara datang dari samping kiriku, aku memutar kepala dan menghadap arah datangnya suara itu. Seketika seperti mataku mulai terbuka, dinding pembatas mulai luntur, dan aku berhasil melihat kamu. Kamu masih ingat? Saat itu kamu bertanya bagaimana cara meng-copy paste artikel itu. Di saat aku menulis ini, aku tertawa mengingat hal itu. Dengan nada sok tahu, aku menjelaskan padamu bagaimana caranya. Tetapi, kamu malah mengomel. Mungkin kamu mengomel gara-gara nada sok tahuku.
Meskipun aku berbicara padamu saat itu, aku tidak mengenalmu. Bahkan, kamu tidak mengucapkan namamu sebelum kamu bertanya padaku. Pertemuan pertama kita saat itu, aku tidak memikirkan hal itu sebagai pertemuan yang spesial. Tetapi, saat ini siapa yang tahu bahwa hari itu adalah hari yang spesial bagiku? Kamu pasti bingung membacanya.
Setelah pertemuan pertama itu. Dinding pembatas kembali muncul di sekitarku. Aku tidak bisa melihatmu. Aku juga tidak tahu kalau ternyata kelasmu ada di samping kelasku. Yang aku tahu, aku pernah bertemu perempuan berjilbab di ruang TIK dan lucunya dia tidak tahu bagaimana cara meng-copy paste.
Hari-hari berlalu, ketika sekolah memutuskan untuk mengacak setiap kelas. Lagi-lagi, siapa yang tahu bahwa ternyata kamu berada satu kelas denganku? Tetapi, dinding pembatas sepertinya masih menghalangiku. Aku hanya mengetahui bahwa kamu adalah teman kelasku. Aku juga bingung siapa namamu. Ketika aku bertanya pada temanku siapa nama perempuan berjilbab di kelas. Dia juga tidak tahu, dia berkata bahwa dia bingung karena banyak sekali perempuan berjilbab di kelas. Baru saat kamu memperkenalkan dirimu di depan kelas, aku tahu siapa namamu. Saat itu juga, dinding pembatas mulai menghilang. Sekarang ada 3 hal yang ketahui. Yang pertama, aku tahu bahwa kita berada pada satu sekolah. Yang kedua, aku tahu bahwa kita berada pada kelas yang sama. Yang ketiga, aku tahu siapa namamu.
Lama-kelamaan dinding itu benar-benar hilang. Malah, kita tidak pernah sungkan meminta bantuan satu-sama lain. Dan sampai sekarang, sampai 3 tahun kita berada pada satu sekolah yang sama. Dinding itu berubah menjadi sebuah benteng kokoh persahabatan kita! Persahabatan yang lucu. Karena semua itu bermula dari ketidak tahuan-mu tentang cara meng-copy paste.
Untukmu,
Sahabat yang tidak tahu cara meng-copy paste
Kamis, 15 Maret 2012
SMK PGRI CUP #DAY2
Hari ini adalah babak semifinal. Ya peserta lomba basket SMK PGRI CUP hanya 8 sekolah dari perwakilan setiap region.
Untuk informasi. ada SMPN 1 sgs A, SMPN 1 sgs B, dan SMP angkasa dari region singosari. Ada SMP Kepanjen 1, dan SMP Kepanjen 3 dari region Kepanjen. Dan yang terakhir dari region kota Malang. Ada SMPN 1 A dan SMPN 1 B.
2 hari yang lalu SMPN 1 sgs B tumbang dengan lawannya-SMPN Kepanjen 1-. Hari ini, SMPN 1 Kepanjen akan menjadi lawanku. Ini adalah misi revenge dari sekolahku. Tim B dikalahkan dengan skor 27-16. Seperti biasa, kami skuad tim A berangkat ke SMK PGRI sendiri(tanpa pelatih). Baru beberapa saat sebelum pertandingan di mulai pelatih kami baru datang. Di sisi lain, Kepanjen 1 tidak kunjung datang setelah tim kami sudah melakukan pemanasan cukup lama. Kira-kira setengah jam kemudian, datang Kepanjen 1 tergopoh-gopoh dan melakukan pemanasan.
Quarter pertama dimulai. Temanku berhasil melakukan tip-off dengan baik. Bola mengarah padaku. Aku langsung melakukan drive in dan mencoba untuk lay up. Sayang, terlalu keras. Bola berada di tangan Kepanjen 1. Karena pemain lawan lengah, aku berhasil merebut bola. Dan melakukan undering. skor 2-0. Hingga akhir quarter pertama skor 7-5 untuk Kepanjen 1. Di quarter kedua, kami gencar melakukan serangan. Namun selisih skor tetap tidak berubah. Skor menjadi 11-13 untuk Kepanjen 1. Di quarter ketiga kami mulai goyah. Kami sering melakukan kesalahan mendasar seperti travelling. Dan yang paling parah, kapten kami melakukan foul nya yang ke-5. Dan itu artinya foul-out. Aku melihat teman-temanku dalam kondisi down. Aku memikirkan sesuatu. Aku membayangkan aku adalah Rukawa saat chapter unstoppable. Rukawa secara individu mampu menyamakan defisit ketinggalan 10 angka. Dan lalu aku memikirkan bahwa aku Tracy McGrady yang mencetak 13 angka dalam 33 detik. Aku bermain dengan semangat. Aku berhasil memperkecil selisih skor menjadi 16-22. Tapi, Kepanjen 1 tidak berhenti menggempur pertahan kami. Mereka berhasil memanfaatkan kelemahan kami. Kami sering melakukan pelanggaran. Dari free throw itu mereka berhasil memperlebar keadaan. Di 1 menit terakhir, skor 32-18. Aku sempat melakukan lay-up, pemain lawan yang melanggarku, membuatku mendapatkan satu free throw(foul in). Sayang, tak bisa kumanfaatkan. Skor terakhir 32-20. Aku gagal merebut melaju ke babak final di tournament pertamaku. Dan di hari kedua ini, 10 poin aku cetak.
Untuk informasi. ada SMPN 1 sgs A, SMPN 1 sgs B, dan SMP angkasa dari region singosari. Ada SMP Kepanjen 1, dan SMP Kepanjen 3 dari region Kepanjen. Dan yang terakhir dari region kota Malang. Ada SMPN 1 A dan SMPN 1 B.
2 hari yang lalu SMPN 1 sgs B tumbang dengan lawannya-SMPN Kepanjen 1-. Hari ini, SMPN 1 Kepanjen akan menjadi lawanku. Ini adalah misi revenge dari sekolahku. Tim B dikalahkan dengan skor 27-16. Seperti biasa, kami skuad tim A berangkat ke SMK PGRI sendiri(tanpa pelatih). Baru beberapa saat sebelum pertandingan di mulai pelatih kami baru datang. Di sisi lain, Kepanjen 1 tidak kunjung datang setelah tim kami sudah melakukan pemanasan cukup lama. Kira-kira setengah jam kemudian, datang Kepanjen 1 tergopoh-gopoh dan melakukan pemanasan.
Quarter pertama dimulai. Temanku berhasil melakukan tip-off dengan baik. Bola mengarah padaku. Aku langsung melakukan drive in dan mencoba untuk lay up. Sayang, terlalu keras. Bola berada di tangan Kepanjen 1. Karena pemain lawan lengah, aku berhasil merebut bola. Dan melakukan undering. skor 2-0. Hingga akhir quarter pertama skor 7-5 untuk Kepanjen 1. Di quarter kedua, kami gencar melakukan serangan. Namun selisih skor tetap tidak berubah. Skor menjadi 11-13 untuk Kepanjen 1. Di quarter ketiga kami mulai goyah. Kami sering melakukan kesalahan mendasar seperti travelling. Dan yang paling parah, kapten kami melakukan foul nya yang ke-5. Dan itu artinya foul-out. Aku melihat teman-temanku dalam kondisi down. Aku memikirkan sesuatu. Aku membayangkan aku adalah Rukawa saat chapter unstoppable. Rukawa secara individu mampu menyamakan defisit ketinggalan 10 angka. Dan lalu aku memikirkan bahwa aku Tracy McGrady yang mencetak 13 angka dalam 33 detik. Aku bermain dengan semangat. Aku berhasil memperkecil selisih skor menjadi 16-22. Tapi, Kepanjen 1 tidak berhenti menggempur pertahan kami. Mereka berhasil memanfaatkan kelemahan kami. Kami sering melakukan pelanggaran. Dari free throw itu mereka berhasil memperlebar keadaan. Di 1 menit terakhir, skor 32-18. Aku sempat melakukan lay-up, pemain lawan yang melanggarku, membuatku mendapatkan satu free throw(foul in). Sayang, tak bisa kumanfaatkan. Skor terakhir 32-20. Aku gagal merebut melaju ke babak final di tournament pertamaku. Dan di hari kedua ini, 10 poin aku cetak.
Selasa, 13 Maret 2012
SMK PGRI CUP #DAY1
This is my first match on basketball. I'll tell you about my basketball life and there are some posts. And this is the first post.
Ya hari ini aku tidak bangun dengan hal biasa. Bayangkan saja, hari ini akan diadakan pertandingan basket pertamaku. Aku tidak grogi. Karena di bidang lain, aku sudah sering menghadapi yang seperti ini. Aku berangkat ke sekolah sekitar pukul 6. Di sana masih sepi, bahkan tidak ada teman-teman basket ku. Akhirnya aku membuka ponselku dan men-cek apakah ada sms atau tidak. Dan ternyata tidak. Aku menutupnya, dan mengambil bola basket yang ada di kelasku. Aku mencoba beberapa shoot sebelum lapangan sudah mulai ramai dan aku memutuskan berhenti. Beberapa saat kemudian, aku melihat salah satu tim basket yang juga akn bertanding. Dia adalah adik kelasku-Rana-. Satu demi satu temanku berdatangan. Sebagian teman kelasku memberiku support pada pertandingan hari ini. Padahal, hari ini di sekolahku juga diadakan classmeeting. Dan sialnya, kelasku juga akan bermain.
Kira-kira pukul 7.45 kami berangkat dari sekolah menuju SMK PGRI. Di sana, sudah terlihat lawan kami SMP Angkasa. Kami sama-sama tim dari singosari. Bedanya mereka dengan pelatih, dan kami tanpa pelatih. Ya memang sekolah kami sedikit 'ruwet'. Pertandingan akan dimulai sebentar lagi, sedangkan pelatih kami belum datang. Alhamdulillah nya beberapa menit sebelum pertandingan pelatih kami datang. Dan menunjuk siapa-siapa saja yang akan bertanding. Aku masuk di antaranya.
Pertandingan di mulai. Entah di menit ke berapa temanku mencetak poin. Aku sangat ingin mencetak poin pada pertandingan pertamaku. Mereka menerapkan defense man to man 3p. Aku melakukan gerakan tipuan untuk mengelabuhi lawan. aku meminta umpan kepada Dicky si kapten sekaligus point guard tim ku. Aku mendapat umpan, tapi ada lawan yang menghalangi ku. Aku lakukan fake shot, dan segera mendribble dan melakukan lay up. Sial bola nya terlalu keras. Sampai di menit ke 7. Temanku mendapat free throw. Bolanya tidak masuk. Center tim lawan berusaha melakukan rebound. Tapi aku tidak mau kalah. Aku mencoba lebih cepat. Dapat! aku cepat-cepat melakukan undering. Yeah! Masuk. Poin pertama pada pertandingan pertamaku. Sampai akhir pertandingan aku hanya mampu menambah 1 poin dari free throw. Yah, walaupun hanya mampu menorehkan 3 angka. Tapi, itu sudah lebih dari targetku. Alhamdulillah terima kasih.
Ya hari ini aku tidak bangun dengan hal biasa. Bayangkan saja, hari ini akan diadakan pertandingan basket pertamaku. Aku tidak grogi. Karena di bidang lain, aku sudah sering menghadapi yang seperti ini. Aku berangkat ke sekolah sekitar pukul 6. Di sana masih sepi, bahkan tidak ada teman-teman basket ku. Akhirnya aku membuka ponselku dan men-cek apakah ada sms atau tidak. Dan ternyata tidak. Aku menutupnya, dan mengambil bola basket yang ada di kelasku. Aku mencoba beberapa shoot sebelum lapangan sudah mulai ramai dan aku memutuskan berhenti. Beberapa saat kemudian, aku melihat salah satu tim basket yang juga akn bertanding. Dia adalah adik kelasku-Rana-. Satu demi satu temanku berdatangan. Sebagian teman kelasku memberiku support pada pertandingan hari ini. Padahal, hari ini di sekolahku juga diadakan classmeeting. Dan sialnya, kelasku juga akan bermain.
Kira-kira pukul 7.45 kami berangkat dari sekolah menuju SMK PGRI. Di sana, sudah terlihat lawan kami SMP Angkasa. Kami sama-sama tim dari singosari. Bedanya mereka dengan pelatih, dan kami tanpa pelatih. Ya memang sekolah kami sedikit 'ruwet'. Pertandingan akan dimulai sebentar lagi, sedangkan pelatih kami belum datang. Alhamdulillah nya beberapa menit sebelum pertandingan pelatih kami datang. Dan menunjuk siapa-siapa saja yang akan bertanding. Aku masuk di antaranya.
Pertandingan di mulai. Entah di menit ke berapa temanku mencetak poin. Aku sangat ingin mencetak poin pada pertandingan pertamaku. Mereka menerapkan defense man to man 3p. Aku melakukan gerakan tipuan untuk mengelabuhi lawan. aku meminta umpan kepada Dicky si kapten sekaligus point guard tim ku. Aku mendapat umpan, tapi ada lawan yang menghalangi ku. Aku lakukan fake shot, dan segera mendribble dan melakukan lay up. Sial bola nya terlalu keras. Sampai di menit ke 7. Temanku mendapat free throw. Bolanya tidak masuk. Center tim lawan berusaha melakukan rebound. Tapi aku tidak mau kalah. Aku mencoba lebih cepat. Dapat! aku cepat-cepat melakukan undering. Yeah! Masuk. Poin pertama pada pertandingan pertamaku. Sampai akhir pertandingan aku hanya mampu menambah 1 poin dari free throw. Yah, walaupun hanya mampu menorehkan 3 angka. Tapi, itu sudah lebih dari targetku. Alhamdulillah terima kasih.
Senin, 12 Maret 2012
T.F
"Kau bisa menjadi tua, gemuk, bungkuk, lamban. Hiburanmu hanyalah pertunjukkan. Kau akan mulai sering pergi ke dokter gigi, dan menjadi sebatang kara. Namun bagi sahabatmu, kau tetap orang yang sama seperti pada masa sekolah dulu" -Marion
"Sahabatkulah yang membuat kisah hidupku, dengan berbagai cara mereka telah mengubah kekuranganku menjadi kelebihan yang mengagumkan, dan membuatku mampu berjalan dengan tenang dan bahagia dalam bayang-bayang kepedihanku." -Helen Keller
"Jarak bukanlah penghalang persahabatan yang sebenarnya. Tetapi, kurang komunikasi dan seringnya terjadi kesalah pahaman itu yang merupakan penghalang persahabatan." -Vicko
Virya
Yah lucu juga memikirkan apa yang telah saya lakukan selama beberapa tahun ini. Di tahun pertama saya bersekolah di SMP 1. Saya mendapat beberapa kenalan. Awalnya, saya sangat dekat sekali dengan teman saya yang bernama Virya. Menurut saya, dia enak diajak ngomong. Dia sangat humoris. Namun, ke-humoris-an itu lain daripada yang lain. Tidak seperti kebanyakan orang yang juga bersifat humoris (termasuk 2 sahabat saya yang lainnya yang akan saya ceritakan nanti), Virya mampu membuat orang disekitarnya ikut bersifat humoris. Jadi, selama saya berteman dengan dia, saya mampu membuat lawakan-lawakan yang mampu diterima oleh orang lain. Padahal percaya atau tidak, awalnya saya sangat tidak ingin berteman dengan Virya. Dia adalah anak yang tidak pikir panjang. Melontarkan kata yang ada di pikirannya. Terutama ketika dia menuduh saya menyebarkan virus ke komputer sekolah(lucu banget yah?-_-). Namun, karena memliki kesamaan pola pikir. Akhirnya kami dekat dan sering jalan ke mana-mana bareng.
Dana
Beda Lingga, beda pula Dana. Dana juga merupakan anak yang sangat humoris. Sayangnya, dia terkesankekanak-kanakan tidak memiliki pola pikir maju. Maksud saya, terkadang dia memikirkan hal yang tidak perlu dipikirkan. Dan suka menyalahkan orang lain. Dalam buku Adam Khoo, mungkin kalian bisa menemukan apa yang salah dari Dana. Awal kedekatan kami karena Lingga suka bermain ke rumah Dana. Akhirnya, saya juga ikut terseret dalam pergaulan rumah-rumahan mereka. Yah, sampai saat ini(saat saya menulis) saya memiliki harapan besar supaya Dana mampu berubah menjadi orang yang lebih dewasa dan memiliki diri dalam mode pemenang. Dana orangnya asyik. Tapi, kadang nyebelin satu kelas. Bayangkan kalau dia mampu berubah lebih baik, dia menjadi orang yang asyik yang selalu membuat senang satu kelas dan orang lain. Perfect kan?
Rio Saga Wandoyo
Ini dia yang pernah saya ceritakan dalam posting sebelumnya. Bisa dibilang, Rio adalah orang yang paling dewasa diantara kami ber-4. Dia jarang marah dan selalu mendukung orang lain. Ini yang merupakan sifat buruknya. Memang baik mendukung orang lain, tetapi sering kali walaupun perbuatan kurang baik, Rio mendukungnya. Pernah suatu kali di tahun kedua, saya dengan Rio debat masalah sikap Dana. Rio selalu bersikap seperti mendukung sifat Dana yang ceroboh dan teledor. Mungkin bukan mendukung, tapi memaklumi. Saat itu mungkin Dana sudah kelewat batas, dan saya marah ke dia. Anehnya Rio malah membela Dana. Yah, Rio memang terlalu baik sampai-sampai dia tidak tau kapan harus jadi baik kapan harus jadi terlihat tegas. Selain hal itu, ada juga sifat Rio yang sangat baik, dia selalu mau menjadi tameng T.F. Maksud saya, dia anaknya bertanggung jawab. Jika ada masalah dia yang menghadapinya.
Hal lain tentang T.F ada di posting-posting sebelumnya. Saya sudah terlalu kangen sama masa-masa T.F :)
"Sahabatkulah yang membuat kisah hidupku, dengan berbagai cara mereka telah mengubah kekuranganku menjadi kelebihan yang mengagumkan, dan membuatku mampu berjalan dengan tenang dan bahagia dalam bayang-bayang kepedihanku." -Helen Keller
"Jarak bukanlah penghalang persahabatan yang sebenarnya. Tetapi, kurang komunikasi dan seringnya terjadi kesalah pahaman itu yang merupakan penghalang persahabatan." -Vicko
Virya
Yah lucu juga memikirkan apa yang telah saya lakukan selama beberapa tahun ini. Di tahun pertama saya bersekolah di SMP 1. Saya mendapat beberapa kenalan. Awalnya, saya sangat dekat sekali dengan teman saya yang bernama Virya. Menurut saya, dia enak diajak ngomong. Dia sangat humoris. Namun, ke-humoris-an itu lain daripada yang lain. Tidak seperti kebanyakan orang yang juga bersifat humoris (termasuk 2 sahabat saya yang lainnya yang akan saya ceritakan nanti), Virya mampu membuat orang disekitarnya ikut bersifat humoris. Jadi, selama saya berteman dengan dia, saya mampu membuat lawakan-lawakan yang mampu diterima oleh orang lain. Padahal percaya atau tidak, awalnya saya sangat tidak ingin berteman dengan Virya. Dia adalah anak yang tidak pikir panjang. Melontarkan kata yang ada di pikirannya. Terutama ketika dia menuduh saya menyebarkan virus ke komputer sekolah(lucu banget yah?-_-). Namun, karena memliki kesamaan pola pikir. Akhirnya kami dekat dan sering jalan ke mana-mana bareng.
Dana
Beda Lingga, beda pula Dana. Dana juga merupakan anak yang sangat humoris. Sayangnya, dia terkesan
Rio Saga Wandoyo
Ini dia yang pernah saya ceritakan dalam posting sebelumnya. Bisa dibilang, Rio adalah orang yang paling dewasa diantara kami ber-4. Dia jarang marah dan selalu mendukung orang lain. Ini yang merupakan sifat buruknya. Memang baik mendukung orang lain, tetapi sering kali walaupun perbuatan kurang baik, Rio mendukungnya. Pernah suatu kali di tahun kedua, saya dengan Rio debat masalah sikap Dana. Rio selalu bersikap seperti mendukung sifat Dana yang ceroboh dan teledor. Mungkin bukan mendukung, tapi memaklumi. Saat itu mungkin Dana sudah kelewat batas, dan saya marah ke dia. Anehnya Rio malah membela Dana. Yah, Rio memang terlalu baik sampai-sampai dia tidak tau kapan harus jadi baik kapan harus jadi terlihat tegas. Selain hal itu, ada juga sifat Rio yang sangat baik, dia selalu mau menjadi tameng T.F. Maksud saya, dia anaknya bertanggung jawab. Jika ada masalah dia yang menghadapinya.
Hal lain tentang T.F ada di posting-posting sebelumnya. Saya sudah terlalu kangen sama masa-masa T.F :)
Langganan:
Postingan (Atom)