Rabu, 25 Juli 2012

*Sedang mengenang dan kangen masa-masa smp*

listen to my heart, can you hear it sing? 
[telling me to give you everything]

Dia dan Aku

Dia..
Aku menatapnya
Melihat caranya berbicara
Memandang caranya tersenyum
Menyukai caranya tertawa
Mencintai setiap detiknya ketika dia bersamaku

Aku..
Tak lama aku bersamanya
Tapi kurasakan bahagia dalam ketidak-lamaan itu
Melihat, memandang, menyukai, mencintai semua darinya

Aku..
Bisa tak memikirkannya
Namun bisa juga memikirkannya
Hidup ini pilihan
Dan aku memilih kedua opsi itu
Memikirkannya dan tidak memikirkannya
Tidak memikirkannya,
memberiku ruang untuk berkembang dalam segala aspek
Memikirkannya,
membantuku untuk terus semangat berkembang

Dia dan aku...
Punya persamaan, walau juga punya berbedaa

Aku...
Menikmati setiap saat detik ketika kami bersama

Dia..
Ku harap dia juga

Jumat, 06 Juli 2012

Mungkin..

Mungkin...
aku terlalu lambat..
Atau kau...
yang terlalu cepat?

Mungkin...
aku terlalu pilu..
Atau kau..
yang terlalu ragu?

Mungkin...
aku tidak cukup gigih..
Atau kau..
yang terlalu tinggi?

Dan...
tak dapat ku raih?

Pertanyaan itu..
Muncul..kala aku mengingatmu
Entah aku yang salah..
Atau kau yang terlalu benar
Bukan aku..
Yang tidak berani
Tapi mungkin...
kau yang tidak memberi arti
kau terlalu putih...
untuk perih hati ini
Karena..
Ketika melihatmu...
Impiku hilang..
Ketika memamandangmu..
Hatiku bimbang..

Minggu, 01 Juli 2012

Biar Waktu yang Menjawabnya

Teringat kata manismu
Membuka ponsel yang sedari tadi tidak berdering
Menggerakkan jari naik turun
Membaca tulisan-tulisan kecil darimu
Aku senang...

Seperti mimpi yang tidak pernah ku terka
Hadirmu membuka sejuta harapan yang telah lama sirna
Sesekali kau lemparkan senyum bahagia
Entah itu artinya 'iya' atau hanya senyuman manis belaka

Kepedulianmu meyakinkan hati ini untuk tetap bertahan
Aku tidak mau lemah, aku tidak mau rentan
Aku tidak ingin menghentikan semua penantian
Pada hati yang seharusnya tidak segan, pada hati yang tidak pernah mau rentan
Hanya saja terkadang kau tak memberiku pilihan

Jam tetap berdetik, namun hatiku tetap sunyi
Haruskah aku mengatakan semua ini?
Kepadamu yang mungkin...menganggapku lalu dan bodoh ini

Hanya demi meyakinkanmu tentang hati ini
Aku tak akan berhenti
Meski waktu bergulir
Meski hati kian lama semakin letih
Hati ini tidak akan pernah mati
Demi kau yang tetap berarti

Kecerobohan hatiku telah memilihmu
Kecerobohan yang baik menurutku
Karena aku senang kau tidak bisu padaku
Walau terkadang ku lihat ada keraguan di wajahmu

Semua ini, akankah akan berakhir indah seperti inginku?
Biarlah waktu yang akan menjawab pertanyaan itu