Minggu, 05 Januari 2014

Basketball Life (part 8) - Classmeeting Day 3!

Setelah 2 edisi classmeeting sebelumnya yang selalu dimenangkan 8F. Kini classmeeting kembali diadakan, bedanya 8F telah di acak. Dicky dan Billy sudah terpisah. Namun, Dicky mendapatkan partner baru, Andhi salah satu Shooting Guard yang dimiliki tim basket SMPN 1 Singosari.

Classmeeting kali ini, kelas kami membawa sesuatu yang berbeda. Kami mengusung semangat kemenangan dengan skuad yang sama namun skill yang berbeda. Kali ini kelas kami lebih komplit. Hanya saja, tidak ada point guard yang mampu mengelola bola. Namun, tetap saja kelas kami tetap bersemangat!

CLASSMEETING DAY #1
Vs 8C

Tidak ada masalah yang berarti pada pertandingan pertama ini. Kami mampu memenangkan pertandingan dengan skor yang cukup telak. 50-12.





CLASSMEETING DAY #2 (BIG EIGHT)
Vs 8E
Berhubung classmeeting kali ini bersamaan dengan SMK PGRI CUP. Aku tidak bisa mengikuti pertandingan kali ini. Namun, jika menang aku masih bisa bertanding pada semi final melawan kelas 8D yang sudah menunggu di semi final.


Dan benar saja, teman-temanku tidak terlalu sulit menghadapi 8E. Hanya saja, mereka bercerita sepanjang pertandingan tensi selalu tinggi. Bahkan, Robby yang terkenal santai, sempat terpancng emosinya. Namun, skor akhir tetap miliki kami dengan skor 24-12.

CLASSMEETING DAY #2 (SEMI FINAL)
Vs 8D
Melawan 8D mungkin cukup sulit. Bagaimana tidak, seluruh pemain basket kelas 8 berasal dari 8D semua. Itu membuat langkah kami semakin sulit menuju semi final. Ditambah aku baru saja datang dari turname di SMK PGRI. Aku baru bisa bermain di second half atau kuarter ketiga. 

Awal, pertandingan teman-temanku sempat tertinggal 6-2. Hampir semua penonton menjagokan 8D yang akan menjadi pemenang. Itu juga merupakan tekanan tersendiri. Di akhir kuarter kedua, kelasku mampu membalikkan keadaan menjadi 8-6.



Di kuarter ketiga hingga akhir banyak terjadi kontroversi. Termasuk "ghost point". Di pertengahan kuarter, aku mendapat umpan dari Danu, aku melakukan drive in dan tepat di sudut 0 derajat, aku melakukan shooting. 



Bola masuk deras. Tapi karena tidak ada jaring di ring. Banyak yang meragukan apakah bola masuk atau tidak. Sempat terjadi debat antar pemain, wasit, dan penonton. Keputusan akhir wasit memberikan poin kepada shooting yang memang masuk tersebut.



Hingga akhir kuarter kami kembali tidak mengalami kesulitan yang berarti, 8D sempat down saat tertinggal 8 poin dan itu memudahkan kami. Akhirnya, kami memenangkan pertandingan dengan skor 22-14.

CLASSMEETING DAY #3 (FINAL)
Vs 9H
Di kelas 9H hanya ada satu pemain basket yang merupakan tim dari SMPN 1 Singosari. Namun, semua pemainnya memiliki badan atletis yang membuat mereka dengan gagah mengalahkan kelas 9E yang dihuni kapten basket dan juga 9I yang banyak diisi oleh tim basket sekolah. Ditambah lagi terdpat orang paling tinggi satu sekolah, Nafi, yang baru-baru itu banyak mendapat pelajaran basket dari Dicky si kapten. Nafi memilki tinggi 195cm. Entah apa yang dimakan Nafi sehingga bisa setinggi itu.

Kuarter pertama, dengan sistem format baru pada classmeeting kali ini. Yang bermain adalah tim cewek. Tim cewek kami yang undefeatable di pertandingan-pertandingan sebelumnya, dan selalu membuat lawan scoreless. Kali ini kalah dengan skor 2-1. Kami melanjutkan perjuangannya di kuarter kedua, ketiga, dan keempat.



Kuarter kedua berjalan. Kami langung tancap gas lewat 2 three-point dari Adit dan Robby. Serta shooting reverse dariku. Dan mampu memimpin skor menjadi 9-2. Di sisa kuarter kedua kami sempat terkejar dan poin menjadi 13-9 masih untuk kami.

Di kuarter ketiga, kami membuat lawan scoreless. Sedangkan kami menambat 4 poin menjadi 17-9.


Kuarter keempat, Kami sempat kesulitan. Kami tidak bisa mencetak poin, sedangkan, tim lawan memasukkan pemain tertingginya, Nafi yang baru saja masuk sudah mencetak poin. Namun, block akurat serta lompatan yang tinggi dari Robby membuat Nafi frustrasi. Namun, tidak sedikit Robby melakukan pelanggaran berbuah free throw kepada Nafi. Robby, yangdari kuarter kedua dan ketiga tidak melakukan pelanggaran. Terpaksa harus FOUL-OUT ketika melakukan pelanggaran ke-5 kepada Nafi. Dan waktu tersisa 3 menit. Untung saja Nafi tidak pandai dalam hal free throw. Itu yang menyebabkan, 10 free throw yang didapatnya hanya menghasilkan 2 poin. Setelah keluarnya Robby, praktis tidak ada lagi yang bisa menahan gempuran Nafi. Danu yang mempunyai tinggi 178cm masih kalah jauh dengan Nafi yang mempunyai tinggi 195cm. Ketika, time-out Danu meminta menjadi Center. Namun, aku mempunyai strategi lain. Meskipun Danu menjadi Center, dia tidak akan bisa mem-block Nafi. Sehingga aku memanfaatkan cutting atau memotong umpan lawan kepada Nafi. Di akhir kuarter ini, aku yang menjadi center.

Ketika bel pertandingan tinggal 20 detik. Kami berhasil menambah skor 2 poin dari shooting Heral. Dan membuat kelas kami untuk pertama kalinya menjadi JUARA SICE 2013 serta yang membuatku sangat bahagia adalah ketika diumumkan MVP. Aku terpilih menjadi MVP pada classmeeting kali ini. Alhamdulillah. Suksesnya kelasku merebut juara pada Sinesa Classmeeting 2013, dan aku terpilih menjadi, MVP serta menjadi juara 3 SMK PGRI CUP. Dan yang terakhir kembali berhasil masuk 3 besar ranking membuat tahun 2011 ditutup dengan suasana yang sangat membahagiakan. Alhamdulillah.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar