"High school is the best place for you to make some amazing memories."Penyebab aku menulis cerita bersambung ini adalah karena munculnya rasa kangen terhadap masa-masa smp. Sejenak, sebelum menlanjutkan cerita bersambung "basketball life". Aku ingin kembali menyelami masa-masa indah bersekolah di SMPN 1 Singosari dengan cerita bersambung juga.
---
Ketika pertama kali aku ingin mendaftar di SMPN 1 Singosari program RSBI. Aku mendapat masalah. Karena ternyata baru saja pendaftaran ditutup satu minggu yang lalu. Aku kecewa dengan hal itu. Karena dari awal aku sudah bercita-cita untuk masuk SMPN 1 Singosari terutama program RSBI-nya.
Saat itu mamaku mencoba untuk melakukan negoisasi dengan salah satu staf kurikulum di sekolah kami. Mamaku menceritakan prestasi ku selama di SD, mulai dari yang akademik seperti juara 2 lomba mapel matematika, juara 2 lomba siswa berprestasi, dan selalu mendapat peringkat 1 sejak kelas 1. Sampai yang non-akademik seperti juara 3 lomba puisi, juara 1 lomba presenter, juara 1 turnamen ssb se-malang raya, dll. Memang tidak ada cara lain untuk membujuk staf kurikulum selain cara itu. Akhirnya, beliau memintaku dan mamaku untuk mengumpulkan piagam dan fotocopy rapot hari itu juga. Akhirnya selesai. Beliau tidak berjanji aku bisa mengikuti seleksi program RSBI. Beliau mencoba membantu untuk me-lobby kepada kepala sekolah saat rapat nanti. Beliau juga menyatakan jika ternyata tidak bisa, aku masih bisa masuk program RSBI melalui jalur reguler terlebih dahulu.
Setelah itu, kami pulang dan menunggu hasil keputusan rapat Senin nanti.
Saat hari Senin tiba, kami melakukan cek kesehatan di puskesmas Singosari sebagai salah satu syarat masuk SMPN 1 Singosari. Setelah melakukan tes kesehatan itu. Kami meluncur ke SMPN 1 Singosari. Masalah tak khayal datang lagi. Staf kurikulum tersebut mengatakan bahwa hasil rapat tidak memperbolehkan aku yang terlambat mendaftar mengikuti seleksi. Mamaku mencoba melakukan nego lagi. Staf kurikulum tidak banyak berbicara. Beliau hanya mengatakan akan membantu sebisa mungkin. Kemudian, beliau menyuruhku untuk datang melihat pengumuman hasil seleksi administrasi saja Sabtu nanti.
Sabtunya, aku datang ke SMPN 1 Singosari dan melihat bahwa ada namaku!
Akhirnya, setelah melakukan rangkain seleksi. Aku dinyatakan di terima di SMPN 1 Singosari berada di urutan ke-2 dari 96 siswa yang diterima.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar