Kamis, 16 Januari 2014
TIMELINE
"We do change. People change. Everythings around us change. Nothing stay the same. And it can be a good thing or a bad thing for us. The only thing we can do is just 'Keep Moving Forward!' "
Lucu. Ketika kita melihat kembali satu tahun yang lalu dari sekarang. Betapa semua hal telah berubah. Lalu, ketika kita melihat 2 tahun yang lalu. 3 tahun. 4 tahun. 10 tahun. 15 tahun.....
Ide menulis tulisan ini muncul begitu aku baru saja melihat foto SMP dan mengingat-ingat masa lalu.
Uhm... Akhir-akhir ini aku kembali menjalani rutinitas sehari-hariku sebagai pelajar SMA. Setiap harinya aku bangun jam 3 pagi. Sholat malam, dilanjutkan belajar plejaran hingga sholat shubuh. Terkadang setelah sholat shubuh aku membuka internet sejenak, atau terkadang di lain hari aku juga tidur sebentar. Lalu pukul 05.30 aku berangkat menuju sekolah. Pulang sekolah pukul 3 sore. Begitu pulang aku makan, mandi, sholat. Melihat facebook, twitter, blogger selama setengah jam hingga satu jam, Kemudian belajar hingga skitar pukul 9. Dan lalu tidur. Bangun jam 3 pagi. Sholat malam, dilanjutkan belajar pelajaran hingga sholat shubuh..... Begitu seterusnya.
Berbeda dengan beberapa bulan yang lalu, dimana aku aktif di sekolah. Dalam kepanitiaan sebuah acara maupun membuat acara sendiri. Hahaha. Tidak ada rutinitas saat itu. Karena, setiap hari ada saja hal baru yang aku lakukan. Ada saja hal baru yang aku pelajari. Namun, "kurang pintar"-nya manajemen waktuku, membuatku berhenti menjadi panitia semester 2 ini. Mungkin dalam beberapa acara aku masih menjadi panitia. Namun, tidak sebanyak sebelumnya. Terkadang aku sungguh merindukan dimana saat aku aktif menjadi panitia. Hahaha. Bingung, saat jadi panitia pingin jadi peserta. Saat jadi peserta pingin jadi panitia. XD
Dan semua itu tentu berbeda dari satu tahun yang lalu. Dimana meskipun aku juga aktif dalam kepanitiaan. Aku juga aktif membangun kerja sama dalam kelas. Aku merasa mendapatkan hidup baru di kelas ROKUDO. Teman-teman yang dapat mengerti dan mengoreksi aku dalam setiap waktunya. Betapa menyenangkannya saat itu. Saat itu, belajar menjadi seperti bermain. Karena setiap harinya aku sangat senang bersama mereka.
Dan tentu berbeda pula, dari 2 3 4 tahun yang lalu. Hahaha. Masa-masa SMP. Rutinitasku tentu berbeda. Setiap harinya aku berangkat ke sekolah menggunakan Angkot "Hijau" bertuliskan LA (Lawang-Arjosari). Bersenang-senang setiap hari dengan kelas terbaik yang pernah ada. JUPANCA. Bahagia, tawa, sedih, galau, hingga semua perasaan itu aku juga lalui bersama sahabat-sahabat terbaikku di SMP. Ridho, dengan sikap dewasanya walaupun lahir 98'. Yang selalu mengerti dan mendengarkan cerita teman-temanya. Hahaha. Dia juga sangat pintar dalam melawak! Namun, dari dulu hingga saat ini ada satu hal yang tidak berubah dari dia. Dia malas keluar rumah -_- Ada juga Danu! Dia juga tidak kalah pintar melawak. Malah dia mungkin yang paling pintar melawak. Ada juga Ovi, seseorang yang berjuang keras bersamaku dalam hal pendidikan. Aku semakin dekat dengannya ketika berada di kelas 9. Saat-saat aku juga mengenal cinta. Menyukai seseorang dari kelas sebelah! :D Ketika pertama kalinya aku menyukai seseorang dengan perasaan yang "dalam". Selama lebih dari setengah tahun aku memendam perasaan. Yang begitu aku tahu, ternyata dia juga 'sempat' mempunyai perasaan yang sama. Namun, semua berakhir begitu buruk. Dan menjadi kenangan yang buruk juga ketika berada di smp. Hahaha.
Juga sangat jauh berbeda saat aku masih ada di SD. Menggunakan serama merah putih yang menjadi lambang anak SD....
Mengingat itu semua membuatku ingin membuat memori manis saat ini untuk di kenang kelas XD
Namun, mengingat itu semua juga membuatku rindu dengan orang-orang yang ada di masa lalu. Yang saat itu selalu ada untukku. Yang sekarang sudah memiliki kesibukkan masing-masing. Aku merindukan orang-orang itu. Hahaha. Mulai dari Ridho, Danu, Lingga, Ovi, JUPANCA, ROKUDO, Izma, Rizal sahabat SD, hingga seseorang yang tidak ingin disebut namanya yang sempat ada di hatiku selama hampir setahun berada di SMA :D Hahaha.
"Pernakah kalian juga mengalami hal sepertiku? Bosan dengan rutinitas sehari-hari. Dan begitu rindu dengan masa lalu."
Senin, 06 Januari 2014
The Principal of Success - Do Better!
"We cannot just speak change. We have to live change. The gap between intention and action can be bridged only by action."
Entahlah. Sepertinya semua yang aku targetkan banyak yang belum terpenuhi. Perubahan-perubahan yang aku lakukan rasanya tidak berarti. Karena pada akhirnya aku akan kembali ke kebiasaan semulaku.
Apakah arti dari membuat target, jika kita tidak pernah mempunyai niatan untuk menyelesaikan target tersebut?
Niatan saja tidak cukup. Seseorang pemenang INGIN sukses. Bukan
Sepertinya, aku tidak ingin melanjutkan tulisan ini. Karena takut, semua itu hanya dianggap omong kosong belaka. Mungkin saran yang tepat adalah aksi. Bukan ucapan, bukan tulisan.
Minggu, 05 Januari 2014
Basketball Life (part 8) - Classmeeting Day 3!
Setelah 2 edisi classmeeting sebelumnya yang selalu dimenangkan 8F. Kini classmeeting kembali diadakan, bedanya 8F telah di acak. Dicky dan Billy sudah terpisah. Namun, Dicky mendapatkan partner baru, Andhi salah satu Shooting Guard yang dimiliki tim basket SMPN 1 Singosari.
Classmeeting kali ini, kelas kami membawa sesuatu yang berbeda. Kami mengusung semangat kemenangan dengan skuad yang sama namun skill yang berbeda. Kali ini kelas kami lebih komplit. Hanya saja, tidak ada point guard yang mampu mengelola bola. Namun, tetap saja kelas kami tetap bersemangat!
CLASSMEETING DAY #1
Vs 8C
Tidak ada masalah yang berarti pada pertandingan pertama ini. Kami mampu memenangkan pertandingan dengan skor yang cukup telak. 50-12.
CLASSMEETING DAY #2 (BIG EIGHT)
Vs 8E
Berhubung classmeeting kali ini bersamaan dengan SMK PGRI CUP. Aku tidak bisa mengikuti pertandingan kali ini. Namun, jika menang aku masih bisa bertanding pada semi final melawan kelas 8D yang sudah menunggu di semi final.
CLASSMEETING DAY #3 (FINAL)
Vs 9H
Di kelas 9H hanya ada satu pemain basket yang merupakan tim dari SMPN 1 Singosari. Namun, semua pemainnya memiliki badan atletis yang membuat mereka dengan gagah mengalahkan kelas 9E yang dihuni kapten basket dan juga 9I yang banyak diisi oleh tim basket sekolah. Ditambah lagi terdpat orang paling tinggi satu sekolah, Nafi, yang baru-baru itu banyak mendapat pelajaran basket dari Dicky si kapten. Nafi memilki tinggi 195cm. Entah apa yang dimakan Nafi sehingga bisa setinggi itu.
Kuarter pertama, dengan sistem format baru pada classmeeting kali ini. Yang bermain adalah tim cewek. Tim cewek kami yang undefeatable di pertandingan-pertandingan sebelumnya, dan selalu membuat lawan scoreless. Kali ini kalah dengan skor 2-1. Kami melanjutkan perjuangannya di kuarter kedua, ketiga, dan keempat.
Kuarter kedua berjalan. Kami langung tancap gas lewat 2 three-point dari Adit dan Robby. Serta shooting reverse dariku. Dan mampu memimpin skor menjadi 9-2. Di sisa kuarter kedua kami sempat terkejar dan poin menjadi 13-9 masih untuk kami.
Di kuarter ketiga, kami membuat lawan scoreless. Sedangkan kami menambat 4 poin menjadi 17-9.
Kuarter keempat, Kami sempat kesulitan. Kami tidak bisa mencetak poin, sedangkan, tim lawan memasukkan pemain tertingginya, Nafi yang baru saja masuk sudah mencetak poin. Namun, block akurat serta lompatan yang tinggi dari Robby membuat Nafi frustrasi. Namun, tidak sedikit Robby melakukan pelanggaran berbuah free throw kepada Nafi. Robby, yangdari kuarter kedua dan ketiga tidak melakukan pelanggaran. Terpaksa harus FOUL-OUT ketika melakukan pelanggaran ke-5 kepada Nafi. Dan waktu tersisa 3 menit. Untung saja Nafi tidak pandai dalam hal free throw. Itu yang menyebabkan, 10 free throw yang didapatnya hanya menghasilkan 2 poin. Setelah keluarnya Robby, praktis tidak ada lagi yang bisa menahan gempuran Nafi. Danu yang mempunyai tinggi 178cm masih kalah jauh dengan Nafi yang mempunyai tinggi 195cm. Ketika, time-out Danu meminta menjadi Center. Namun, aku mempunyai strategi lain. Meskipun Danu menjadi Center, dia tidak akan bisa mem-block Nafi. Sehingga aku memanfaatkan cutting atau memotong umpan lawan kepada Nafi. Di akhir kuarter ini, aku yang menjadi center.
Ketika bel pertandingan tinggal 20 detik. Kami berhasil menambah skor 2 poin dari shooting Heral. Dan membuat kelas kami untuk pertama kalinya menjadi JUARA SICE 2013 serta yang membuatku sangat bahagia adalah ketika diumumkan MVP. Aku terpilih menjadi MVP pada classmeeting kali ini. Alhamdulillah. Suksesnya kelasku merebut juara pada Sinesa Classmeeting 2013, dan aku terpilih menjadi, MVP serta menjadi juara 3 SMK PGRI CUP. Dan yang terakhir kembali berhasil masuk 3 besar ranking membuat tahun 2011 ditutup dengan suasana yang sangat membahagiakan. Alhamdulillah.
Classmeeting kali ini, kelas kami membawa sesuatu yang berbeda. Kami mengusung semangat kemenangan dengan skuad yang sama namun skill yang berbeda. Kali ini kelas kami lebih komplit. Hanya saja, tidak ada point guard yang mampu mengelola bola. Namun, tetap saja kelas kami tetap bersemangat!
CLASSMEETING DAY #1
Vs 8C
Tidak ada masalah yang berarti pada pertandingan pertama ini. Kami mampu memenangkan pertandingan dengan skor yang cukup telak. 50-12.
CLASSMEETING DAY #2 (BIG EIGHT)
Vs 8E
Berhubung classmeeting kali ini bersamaan dengan SMK PGRI CUP. Aku tidak bisa mengikuti pertandingan kali ini. Namun, jika menang aku masih bisa bertanding pada semi final melawan kelas 8D yang sudah menunggu di semi final.
Dan benar saja, teman-temanku tidak terlalu sulit menghadapi 8E. Hanya saja, mereka bercerita sepanjang pertandingan tensi selalu tinggi. Bahkan, Robby yang terkenal santai, sempat terpancng emosinya. Namun, skor akhir tetap miliki kami dengan skor 24-12.
CLASSMEETING DAY #2 (SEMI FINAL)
Vs 8D
Melawan 8D mungkin cukup sulit. Bagaimana tidak, seluruh pemain basket kelas 8 berasal dari 8D semua. Itu membuat langkah kami semakin sulit menuju semi final. Ditambah aku baru saja datang dari turname di SMK PGRI. Aku baru bisa bermain di second half atau kuarter ketiga.
Awal, pertandingan teman-temanku sempat tertinggal 6-2. Hampir semua penonton menjagokan 8D yang akan menjadi pemenang. Itu juga merupakan tekanan tersendiri. Di akhir kuarter kedua, kelasku mampu membalikkan keadaan menjadi 8-6.
Di kuarter ketiga hingga akhir banyak terjadi kontroversi. Termasuk "ghost point". Di pertengahan kuarter, aku mendapat umpan dari Danu, aku melakukan drive in dan tepat di sudut 0 derajat, aku melakukan shooting.
Bola masuk deras. Tapi karena tidak ada jaring di ring. Banyak yang meragukan apakah bola masuk atau tidak. Sempat terjadi debat antar pemain, wasit, dan penonton. Keputusan akhir wasit memberikan poin kepada shooting yang memang masuk tersebut.
Hingga akhir kuarter kami kembali tidak mengalami kesulitan yang berarti, 8D sempat down saat tertinggal 8 poin dan itu memudahkan kami. Akhirnya, kami memenangkan pertandingan dengan skor 22-14.
Vs 9H
Di kelas 9H hanya ada satu pemain basket yang merupakan tim dari SMPN 1 Singosari. Namun, semua pemainnya memiliki badan atletis yang membuat mereka dengan gagah mengalahkan kelas 9E yang dihuni kapten basket dan juga 9I yang banyak diisi oleh tim basket sekolah. Ditambah lagi terdpat orang paling tinggi satu sekolah, Nafi, yang baru-baru itu banyak mendapat pelajaran basket dari Dicky si kapten. Nafi memilki tinggi 195cm. Entah apa yang dimakan Nafi sehingga bisa setinggi itu.
Kuarter pertama, dengan sistem format baru pada classmeeting kali ini. Yang bermain adalah tim cewek. Tim cewek kami yang undefeatable di pertandingan-pertandingan sebelumnya, dan selalu membuat lawan scoreless. Kali ini kalah dengan skor 2-1. Kami melanjutkan perjuangannya di kuarter kedua, ketiga, dan keempat.
Kuarter kedua berjalan. Kami langung tancap gas lewat 2 three-point dari Adit dan Robby. Serta shooting reverse dariku. Dan mampu memimpin skor menjadi 9-2. Di sisa kuarter kedua kami sempat terkejar dan poin menjadi 13-9 masih untuk kami.
Di kuarter ketiga, kami membuat lawan scoreless. Sedangkan kami menambat 4 poin menjadi 17-9.
Kuarter keempat, Kami sempat kesulitan. Kami tidak bisa mencetak poin, sedangkan, tim lawan memasukkan pemain tertingginya, Nafi yang baru saja masuk sudah mencetak poin. Namun, block akurat serta lompatan yang tinggi dari Robby membuat Nafi frustrasi. Namun, tidak sedikit Robby melakukan pelanggaran berbuah free throw kepada Nafi. Robby, yangdari kuarter kedua dan ketiga tidak melakukan pelanggaran. Terpaksa harus FOUL-OUT ketika melakukan pelanggaran ke-5 kepada Nafi. Dan waktu tersisa 3 menit. Untung saja Nafi tidak pandai dalam hal free throw. Itu yang menyebabkan, 10 free throw yang didapatnya hanya menghasilkan 2 poin. Setelah keluarnya Robby, praktis tidak ada lagi yang bisa menahan gempuran Nafi. Danu yang mempunyai tinggi 178cm masih kalah jauh dengan Nafi yang mempunyai tinggi 195cm. Ketika, time-out Danu meminta menjadi Center. Namun, aku mempunyai strategi lain. Meskipun Danu menjadi Center, dia tidak akan bisa mem-block Nafi. Sehingga aku memanfaatkan cutting atau memotong umpan lawan kepada Nafi. Di akhir kuarter ini, aku yang menjadi center.
Ketika bel pertandingan tinggal 20 detik. Kami berhasil menambah skor 2 poin dari shooting Heral. Dan membuat kelas kami untuk pertama kalinya menjadi JUARA SICE 2013 serta yang membuatku sangat bahagia adalah ketika diumumkan MVP. Aku terpilih menjadi MVP pada classmeeting kali ini. Alhamdulillah. Suksesnya kelasku merebut juara pada Sinesa Classmeeting 2013, dan aku terpilih menjadi, MVP serta menjadi juara 3 SMK PGRI CUP. Dan yang terakhir kembali berhasil masuk 3 besar ranking membuat tahun 2011 ditutup dengan suasana yang sangat membahagiakan. Alhamdulillah.
Basketball LIfe (part 7) - Tournament Pertama ; SMK PGRI CUP
Setelah berbulan-bulan berlatih basket. Akhirnya, tiba juga saat yang ditunggu-tunggu. Turnamen pertama! Di edisi sebelumnya, sekolah menjadi juara 2 abadi setelah selalu kalah oleh tim basket GBBA SMPN 1 Malang. Aku bertanya-tanya seberapa kuat GBBA ini hingga sekolahku selalu kalah? Dan satu lagi pertanyaan, walau di sparing melawan SMAN 1 Lawang aku menjadi starting five. Apakah di turnamen kali ini aku menjadi starting five kembali?
Saat itu entah apa yang dirasakan teman-temanku, tetapi serangan yang kami lakukan terus gagal. SMPN 1 Malang B juga tidak henti-hentinya melakukan serangan. Hingga saat pertandingan menyisakan kurang dari 1 menit. Aku melakukan fast break dan dihadang oleh 2 orang pemain. 1 orang pemain berhasil ku lewati dengan crossover dribble. Namun, satu pemain lagi menghadang. Temanku, Shodiq membantu dan aku hendak mengumpan kepadanya yang tepat berada di bawah ring. Tapi, aku melihat center lawan bergerak ke arah Shodiq dan aku memutuskan untuk melakukan lay up. dan MASUK! Skor menjadi 22-21. Di sisa kuarter, SMPN 1 Malang B mencoba menambah poin, namun tidak berhasil. Dan akhirnya di turnamen pertama ku aku berhasil menjadi juara 3! Mencetak 21 poin dari 3 pertandingan! Dan melakukan lay up penetuan yang berhasil memimpin skor menjadi 22-21! Alhamdulillah
-----
SMK PGRI CUP #DAY 1 (BIG EIGHT)
VS SMP Angkasa
Ya, hari itu aku tidak bangun dengan hal biasa. Bayangkan saja, hari itu akan diadakan pertandingan basket pertamaku. Aku tidak grogi. Karena saat mengikuti SSB, aku sudah sering menghadapi yang seperti ini. Aku berangkat ke sekolah sekitar pukul 6. Di sana masih sepi, bahkan tidak ada teman-teman basket ku. Akhirnya aku membuka ponselku dan men-cek apakah ada sms atau tidak. Dan ternyata tidak. Aku menutupnya, dan mengambil bola basket yang ada di kelasku. Aku mencoba beberapa shoot sebelum lapangan sudah mulai ramai dan aku memutuskan berhenti. Beberapa saat kemudian, aku melihat salah satu tim basket yang juga akan bertanding. Dia adalah adik kelasku-Pramana-. Satu demi satu temanku berdatangan. Sebagian teman kelasku memberiku support pada pertandingan hari itu. Padahal, hari itu di sekolahku juga diadakan classmeeting. Dan sialnya, kelasku juga akan bermain.
Kira-kira pukul 7.45 kami berangkat dari sekolah menuju SMK PGRI. Di sana, sudah terlihat lawan kami SMP Angkasa. Kami sama-sama tim dari singosari. Bedanya mereka dengan pelatih, dan kami tanpa pelatih. Ya memang sekolah kami sedikit 'ruwet'. Pertandingan akan dimulai sebentar lagi, sedangkan pelatih kami belum datang. Alhamdulillah nya beberapa menit sebelum pertandingan pelatih kami datang. Dan menunjuk siapa-siapa saja yang akan bertanding. Aku masuk di antaranya. Harpaanku terkabul! Aku menjadi starting five di turnamen pertamaku ini!
Pertandingan di mulai. Entah di menit ke berapa temanku mencetak poin. Aku sangat ingin mencetak poin pada pertandingan pertamaku. Mereka menerapkan defense man to man 3p. Aku melakukan gerakan tipuan untuk mengelabuhi lawan. aku meminta umpan kepada Dicky si kapten sekaligus point guard tim ku. Aku mendapat umpan, tapi ada lawan yang menghalangi ku. Aku lakukan fake shot, dan segera mendribble dan melakukan lay up. Sial bola nya terlalu keras. Sampai di menit ke 7. Temanku mendapat free throw. Bolanya tidak masuk. Center tim lawan berusaha melakukan rebound. Tapi aku tidak mau kalah. Aku mencoba lebih cepat. Dapat! aku cepat-cepat melakukan undering. Yeah! Masuk. Poin pertama pada pertandingan pertamaku. Sampai akhir pertandingan aku hanya mampu menambah 1 poin dari free throw. Yah, walaupun hanya mampu menorehkan 3 angka. Tapi, itu sudah lebih dari targetku. Alhamdulillah terima kasih. Pada pertandingan kali ini kami menang dengan skor 16-10.
SMK PGRI CUP #DAY 2 (SEMI FINAL)
VS SMPN 1 Kepanjen
Hari itu adalah babak semifinal. Peserta lomba basket SMK PGRI CUP hanya 8 sekolah dari perwakilan setiap region.
Untuk informasi. ada SMPN 1 sgs A, SMPN 1 sgs B, dan SMP angkasa dari region singosari. Ada SMP Kepanjen 1, dan SMP Kepanjen 3 dari region Kepanjen. Dan yang terakhir dari region kota Malang. Ada SMPN 1 A dan SMPN 1 B.
2 hari yang lalu SMPN 1 sgs B tumbang dengan lawannya-SMPN Kepanjen 1-. Hari ini, SMPN 1 Kepanjen akan menjadi lawanku. Ini adalah misi revenge dari sekolahku. Tim B dikalahkan dengan skor 27-16. Seperti biasa, kami skuad tim A berangkat ke SMK PGRI sendiri(tanpa pelatih). Baru beberapa saat sebelum pertandingan di mulai pelatih kami baru datang. Di sisi lain, Kepanjen 1 tidak kunjung datang setelah tim kami sudah melakukan pemanasan cukup lama. Kira-kira setengah jam kemudian, datang Kepanjen 1 tergopoh-gopoh dan melakukan pemanasan.
Quarter pertama dimulai. Temanku berhasil melakukan tip-off dengan baik. Bola mengarah padaku. Aku langsung melakukan drive in dan mencoba untuk lay up. Sayang, terlalu keras. Bola berada di tangan Kepanjen 1. Karena pemain lawan lengah, aku berhasil merebut bola. Dan melakukan undering. skor 2-0. Hingga akhir quarter pertama skor 7-5 untuk Kepanjen 1. Di quarter kedua, kami gencar melakukan serangan. Namun selisih skor tetap tidak berubah. Skor menjadi 11-13 untuk Kepanjen 1. Di quarter ketiga kami mulai goyah. Kami sering melakukan kesalahan mendasar seperti travelling. Dan yang paling parah, kapten kami melakukan foul nya yang ke-5. Dan itu artinya foul-out. Aku melihat teman-temanku dalam kondisi down. Aku memikirkan sesuatu. Aku membayangkan aku adalah Rukawa saat chapter unstoppable. Rukawa secara individu mampu menyamakan defisit ketinggalan 10 angka. Dan lalu aku memikirkan bahwa aku Tracy McGrady yang mencetak 13 angka dalam 33 detik. Aku bermain dengan semangat. Aku berhasil memperkecil selisih skor menjadi 16-22. Tapi, Kepanjen 1 tidak berhenti menggempur pertahan kami. Mereka berhasil memanfaatkan kelemahan kami. Kami sering melakukan pelanggaran. Dari free throw itu mereka berhasil memperlebar keadaan. Di 1 menit terakhir, skor 32-18. Aku sempat melakukan lay-up, pemain lawan yang melanggarku, membuatku mendapatkan satu free throw(foul in). Sayang, tak bisa kumanfaatkan. Skor terakhir 32-20. Aku gagal merebut melaju ke babak final di tournament pertamaku. Dan di hari kedua ini, 10 poin aku cetak.
SMK PGRI CUP #DAY 3 (3rd place)
VS SMPN 1 Malang B
Pada pertandingan ini, aku menjadi pemanas bangku cadangan pada awal kuarter pertama. Teman-temanku berhasil membuat skor menjadi 6-0. Dan akhirnya aku masuk ke lapangan menggantikan temanku Shodiq. Hingga akhir kuarter, skor tidak berubah. Tetap 6-0. Di kuarter kedua, ternyata kami banyak tertinggal. Skor menjadi 9-8 untuk SMPN 1 Malang B di akhir kuarter. Namun, aku berhasil menambah pundi-pundi poin dengan lay up. Skor menjadi 10-9.
Di kuarter ketiga. Terjadi jugal beli serangan, aku berhasil menambah poin dengan shooting ku dan Billy berhasil menambah poin dengan lay up nya. Skor menjadi 14-9. Namun, karena kami tidak konsentrasi. Skor menjadi 16-14 untuk SMPN 1 Malang B. Di kuarter akhir, yang merupakan penentuan. Skor menjadi sama 20-20. Saat pertandingan menyisakan 2 menit. SMPN 1 Malang B berhasil manambah poin melalui free throw dan skor menjadi 21-20 untuk SMPN 1 Malang B.
Saat itu entah apa yang dirasakan teman-temanku, tetapi serangan yang kami lakukan terus gagal. SMPN 1 Malang B juga tidak henti-hentinya melakukan serangan. Hingga saat pertandingan menyisakan kurang dari 1 menit. Aku melakukan fast break dan dihadang oleh 2 orang pemain. 1 orang pemain berhasil ku lewati dengan crossover dribble. Namun, satu pemain lagi menghadang. Temanku, Shodiq membantu dan aku hendak mengumpan kepadanya yang tepat berada di bawah ring. Tapi, aku melihat center lawan bergerak ke arah Shodiq dan aku memutuskan untuk melakukan lay up. dan MASUK! Skor menjadi 22-21. Di sisa kuarter, SMPN 1 Malang B mencoba menambah poin, namun tidak berhasil. Dan akhirnya di turnamen pertama ku aku berhasil menjadi juara 3! Mencetak 21 poin dari 3 pertandingan! Dan melakukan lay up penetuan yang berhasil memimpin skor menjadi 22-21! Alhamdulillah
Langganan:
Postingan (Atom)

