Kamis, 18 Juli 2013

Terpilih Untuk Melihat yang Terpilih

"Sebuah perjalanan di mulai dari satu langkah"
Dan langkah pertama yang aku jalankan adalah sebuah tes tulis pada tanggal 5 Maret 2013. Pukul 10.00 aku mulai mengerjakannya, hingga saat pukul 11 aku berhasil menyelesaikannya. Aku berharap saat itu aku bisa lolos ke tahap selanjutnya.

Sebuah tes tulis untuk pemilihan Putra-putri Bhawikarsu. Tahap pertama dari perjalanan panjang yang akan di tempuh. Tentu saja jika aku lolos. Pada seleksi tahun ini akan ada tiga tahap untuk menjuju tahap final. Yang pertama, tes tulis. Lalu dilanjutkan dengan tes wawancara. Dan yang terakhir adalah tes bakat. Setelah semua rangkaian seleksi tersebut, kita masuk babak final. Di sini selama satu bulan kita akan mendapatkan touring ke beberapa tempat dan juga karantina selama 4 hari hingga tiba lah saat final yang 'sebenarnya'. Malam Penganugerahan.

Sehari sesudahnya hasil langsung di umumkan dan alhamdulillah aku LOLOS! Tahap berikutnya di laksanakan pada tanggal 9 Maret 2013. Kali ini ada tahap wawancara. Alhamdulillah aku lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan panitia, kecuali beberapa pertanyaan mengenai Bhaktya, Widagdha, Karya, Sudhira yang sedikit membuatkan kesulitan. Hehehe.

Beberapa hari setelah itu, hasil keluar dan aku kembali lolos. Alhamdulillah. Untuk mempersiapkan tes bakat, aku membuat sebuah puisi yang berjudul superhero. Ini adalah puisi persembahan untuk kedua orang tuaku yang akan aku bacakan di tahap ke-3 (tes bakat) seleksi Putra-Putri Bhawikarsu.

Beberapa hari kemudian 10 besar finalis Putra-Putri Bhawikarsu terbentuk! Di antara mereka ada aku. Dan tugas pertama kami adalah menyambut tamu dari Thailand.

Kami juga dipasangkan putra-putri. Awalnya pasangan saya adalah Azkiya. Namun, karena suatu hal pasangan saya akhirnya adalah seorang kakak kelas. Maudy Putri. Alhamdulillah. Kami di beri tugas  untuk membuat sebuah poster Putra-Putri Bhawikarsu. Dan di sinilah semuanya dimulai! Semua kesibukan. Semua usaha. Semua aksi. Dan segala sesuatu untuk meraih cita-cita. 

Awalnya, aku sedikit gelisah. Karena beberapa bulan ke depan aku harus sering dispensasi dan meninggalkan pelajaran. Apalagi, setelah ini akan di adakan penjurusan. Tentu saja akan semakin ribet. Namun, aku tetap mencoba menikmatinya dan berpikir postitif.

Setelah membuat poster yang aku buat sendiri, hasilnya seperti ini :

Entah apa pendapat kalian. Memang tidak terlalu bagus. Tapi, aku puas sekali. Karena itu original hand-made. Hahahaha.

Setelah poster itu. Kami menjalani rangkaian kegiatan pertama, yaitu "Table Manner". Sebuah kegiatan dimana kita diajari cara berperilaku yang baik di meja. Dari cerita-cerita sebelumnya, Table-Manner ini menjadi salah satu kegiatan yang terberat. Katanya kita harus tegak selama 5 jam. Katanya kegiatan baru selesai jam 1 malam. Tetapi, tidak seburuk itu. Kita hanya harus bersikap sopan. Namun, tetapi dalam suasana yang santai dan tidak tegang. Kegiatan pun juga berakhir pada pukul 11 malam. Alhamdulillah. Touring pertama sukses! Di tambah dengan kejutan kue ulang tahun untuk aku dan Mas Cah yang berulang tahun. Rangkain kegiatan ini diawali dengan ciamik.



Alhamdulillah. Touring beralanjut menuju Radar Malang beberapa hari berikutnya. Di sini kami mendapat materi tentang jurnalis dan hal-hal seputar koran. Kami banyak mendapat manfaat dari sini. Alhamdulillah touring kali ini juga sukses!



Pada kegiatan berikutnya, kami melakukan touring menuju LP wanita di daerah Sukun. Di sana kami menampilkan sebuah paduan suara, fashion, dan puisi. Kami diajarkan bagaimana kehidupan di LP dan apa saja yang dilakukan sehari-harinya. Kami juga mendapat pelajaran bahwa kami jauh lebih beruntung daripada orang-orang yang masih kurang beruntung(hehehe). Tapi, sayang pada touring kali ini kami di larang membawa alat elektronik, jadi kami tidak bisa mengambil gambar.

Nah, pada kegiatan berikutnya ini badanku mulai drop dan aku tidak kuat untuk melanjutkan touring berikutnya seminggu kemudian. Yaitu menuju Radio Elfara dan Malang TV. Banyak yang bilang seru. Sayang sekali aku tidak bisa ikut.

Oh iya, selama kami ada touring setiap hari kami juga ada latihan bakat untuk kita tampilkan saat final. Dan juga kami latihan flashmob yang akan ditampilkan di kegiatan berikutnya.

Kegiatan berikutnya yaitu, publikasi Putra-Putri Bhawikarsu kepada masyrakat Malang di Car Free Day Jl. Ijen. Nah, di sini kami menampilkan flashmob.


Setelah itu, kami beristirahat sebentar dan langsung dilanjutkan dengan kegiatan "Go Green" yang mengajarkan kami untuk mencintai alam. Kami juga menanam pohon di daerah Ijen di sekitar Museum Brawijaya. Kapan-kapan. Cek ya pohon yang telah kami tanam! Hehehe



Kami kira telah selesai. Ternyata, kegiatan hari ini langsung berlanjut untuk latihan fashion yang akan ditampilkan saat pembukan Smanti Futsal League. Selama kurang lebih 2 jam berlatih. Jam 4 kita pulang ke rumah masing-masing. Sebelum jam 7 malam nanti kita akan kembali mengikuti kegiatan untuk menghadiri final miss hijabers. Really exhausting day.

Minggu-minggu berikutnya juga diadakan touring-touring lain. Hingga akhirnya semakin mendekati "Malang Penganugerahan" H-30 hari. Intensitas latihan bakat dan keagiatan kami menjadi meningkat drastis. Hampir setiap hari kami hanya belajar selama 6 jam pelajaran. 4 jam pelajaran sisa, digunakan untuk kegiatan Putra-Putri Bhawikarsu. Kondisi tubuhku semakin drop dan memburuk.

Saat H-7 hari, kegiatan kami yaitu Karantina. Kami ditempatkan pada sebuah villa di batu selama 4 hari 3 malam. Kami mendapatkan banyak materi di sini. Dari yang mendasar seperti cara menghadapi orang lain, hingga yang super seperti materi kepemimpinan. Di saat Touring kali ini, aku jatuh sakit walau tidak separah temanku yang lain, Cheris. Namun, aku sempat tidak enak badan dan lemas. Namun, demi sebuah mimpi menjadi Putra Bhawikarsu. Aku tetap mencoba menyemangatiku.




Tiba lah saat yang paling penting. Yaitu, "Malam Penganugerahan".

Schedule kami adalah untuk tampil pada pembukaan membawakan flashmob dan paduan suara yang pernah kami pelajari. Dilanjutkan dengan penampilan bakat. Setelah itu, sesi tanya jawab. Dan yang terakhir tentu saja Malam Pengaungerahan.

Semua rangkaian acara hari ini kami lalui dengan baik. Hingga tibalah saat-saat yang paling mendebarkan.

Ekspektasiku, setidaknya aku menginginkan kategori Putra Persahabatan. Dipanggillah satu-satu pemenang berbagai kategorti. Yang pertama, Kategori Photogenic yaitu Putra Aldi dan Putri Riri. Yang kedua, kategori Persahabatan. Aku sedikit berharap bahwa yang dipanggil itu namaku. Untuk Putri adalah Putri Azkiya, dan Putra adalah Putra... Arsha. (sayang sekali). Yah mungkin di kategori lain, pikirku. Kategori berikutnya Putra lingkungan, Putra Yusril. Putri Lingkungan, Putri Nana. Di kategori terakhir, Putra-Putri Intelejensi pun ternyata aku masih gagal.

Hingga tiba 3 finalis dipanggil maju. 

Yang pertama.... 
Putra Arif dengan Putri Ayu. 

Yang kedua...
Putra Riddo dengan Putri Cherissa. 

Dan yang terakhir.....
Putra...... 


Putu Ijiya dengan Putri Adinda.

Deg. Aku tidak mendapatkan satu kategori atau pemenang apapun. Di sinilah aku mendapati momen bahwa Aku berhasil terpilih!!

"Aku Terpilih! Aku terpilih untuk melihat yang terpilih."

Yah mungkin lain kali yah. Mungkin ini menjadi suatu pengalaman sekaligus pelajaran yang sangat berharga bagiku. Selamat kepada teman-teman yang telah mendapatkan nominasi! Dan semangat kepada teman-teman yang juga belum mendapatkan nominasi! We remain as a family! 

Kenangan yang super di tahun 2013 yang sangat super.

Dengan penuh semangat,
Vicko Kemal Putra Arli
Finalis yang belum berhasil(gagal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar